KPU Sultra Sosialisasi di Daerah Rawan Konflik

- Penulis

Kamis, 28 Maret 2019 - 20:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Suasana sosialisasi Pemilu 2019 oleh KPU Sultra dan Pemantau Pemilu SultraDemo, di daerah rawan konflik, Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari, Sultra.

i

Suasana sosialisasi Pemilu 2019 oleh KPU Sultra dan Pemantau Pemilu SultraDemo, di daerah rawan konflik, Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari, Sultra.

panjikendari.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih di daerah rawan konflik yakni Kelurahan Gunung Jati Kecamatan Kendari, dan dilaksanakan di Kantor Camat Kendari, Kamis.

Dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang diikuti sekitar 200 warga di daerah rawan terjadinya konflik tersebut, KPU Sultra menggandeng Lembaga Pemantau Pemilu SultraDemo yang merupakan satu-satunya pemantau lokal yang mendapat sertifikasi dari Bawaslu RI.

Ketua Presidium Pemantau Pemilu SultraDemo, Arafat, mengatakan dari 65 kelurahan di Kota Kendari, Kelurahan Gunung Jati menjadi daerah yang dinilai rawan terjadi konflik yang kadang dipicu hanya persoalan sepele.

“Sebagaimana yang kita ketahui beberapa tahun sebelumnya, terkadang pemicu konflik hanya persoalan sepele, yang melibatkan kelompok antar lorong, dan juga kadang dengan kelurahan tetangga,” katanya.

Dalam catatan jejak konflik yang terjadi kurun waktu 2012-2014 yang diolah dari berbagai sumber, di Kelurahan Gunung Jati pada 2012 terjadi empat kali tepatnya 22 Oktober, 11 November, 16 November dan 19 Desember. Pada 2013 empat kali yakni 26 Maret, 8 April, Mei, 22 Desember, kemudian pada 2014 dua kali yakni pada Januari dan 16 Agustus.

Sementara itu, Komisioner KPU Sultra, Iwan Rompo, mengajak masyarakat untuk turut serta menjadi bagian dari kesuksesan pemilu dengan cara menggunakan hak suaranya pada pemilu 17 April 2019.

“Karena itu sebagai penyelenggara, KPU mengajak kita semua untuk menghadiri, dan memberikan suaranya ada 17April mendatang. Kita melihat Pemilu ini sebagai konteks prestasi, siapa yang memberikan ide terbaik, maka itulah yang menjadi pertimbangan pemilih,” katanya.

Dikatakan, Pemilu dilaksanakan secara reguler setiap 5 tahun, melalui pemilu itulah maka rakyat secara terbuka, dapat menyatakan kesukaan atau ketidaksukaan terhadap orang-orang yang ingin berkuasa.

Baca Juga  Anggota DPR RI Tina Nur Alam Reses di Muna Barat

“Diwaktu yang singkat ini, kami himbau kepada masyarakat, silahkan ke TPS, gunakan hak pilih anda, kemudian parameter dalam menentukan pilihan karena visi-misi yang bersangkutan,” katanya.

Sementara itu, pemateri berikutnya, Zainal Abidin yang merupakan presidium SultraDemo memberikan sosialisasi terkait hari dan tanggal pemungutan suara, jenis dan warna surat suara, pengenalan peserta pemilu tahun 2019 serta tata cara pindah memilih.

Dr Haslita yang menjadi salah satu pemateri dalam kesempatan menekankan terkait Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pada Pemilu 2019 yang telah dirilis Bawaslu bahwa ada empat hal yang perlu diwaspadai dalam Pemilu 2019 yakni keamanan, netralitas PNS, ujaran kebencian atau SARA, dan politik uang.

Tanya jawab dan dialog menjadi pelengkap dari kegiatan itu, sehingga peserta mendapat kesempatan untuk bertanya memperjelas terkait hal-hal yang sifatnya tehnis pada saat pencoblosan, dan setiap penanya diberi souvenir dari panitia. (rls)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Kendari Tantang DPRD Sultra: Makan Gratis atau Masa Depan Pendidikan?
Dorong Gizi Seimbang, DPR RI Sosialisasikan Program Makanan Bergizi Gratis di Kolaka Timur
Wakil Bupati Buton Audiensi dengan DPR RI: Bahas Potensi Alam dan Akses Internet di Buton
Mastri Susilo Terpilih Aklamasi Pimpin PATRI Sultra
Alvin-Syarif Lakukan Registrasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri
Bupati dan Wabup Koltim Siap Dilantik, Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri
Festival Palembang Maju: Yudha-Bahar Hadirkan Kemeriahan Seni Budaya dan UMKM Lokal di Benteng Kuto Besak
Pendapat Pengamat Politik UHO soal Pilkada Mubar dan Wacana Kotak Kosong

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:20 WITA

GMNI Kendari Tantang DPRD Sultra: Makan Gratis atau Masa Depan Pendidikan?

Rabu, 26 Februari 2025 - 09:15 WITA

Dorong Gizi Seimbang, DPR RI Sosialisasikan Program Makanan Bergizi Gratis di Kolaka Timur

Selasa, 25 Februari 2025 - 22:55 WITA

Wakil Bupati Buton Audiensi dengan DPR RI: Bahas Potensi Alam dan Akses Internet di Buton

Minggu, 23 Februari 2025 - 16:23 WITA

Mastri Susilo Terpilih Aklamasi Pimpin PATRI Sultra

Senin, 17 Februari 2025 - 21:00 WITA

Alvin-Syarif Lakukan Registrasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri

Berita Terbaru