Koin Bisa Menempel pada Lengan Bekas Suntikan Vaksin?

- Penulis

Kamis, 27 Mei 2021 - 17:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koin seribu rupiah bisa menempel pada lengan bekas suntikan vaksin.

i

Koin seribu rupiah bisa menempel pada lengan bekas suntikan vaksin.

Panjikendari.com – Sejak pekan lalu, video yang memuat tayangan uang logam menempel pada lengan orang yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 menyebar luas melalui media sosial dan aplikasi percakapan instan. Video yang dibuat warga Indonesia salah satunya memperlihatkan uang Rp 1.000 menempel pada bekas suntikan vaksin di lengan seseorang yang berseragam Dinas Perhubungan.

Video serupa lainnya juga banyak beredar dengan judul “Magnet Challenge”. Semuanya mendukung klaim teori konspirasi bahwa di lengan penerima vaksin Covid-19 telah tertanam microchip bermagnet.

Di salah satu video bahkan terdengar orang yang menghadap kamera secara spesifik mengeklaim bahwa dirinya telah mendapatkan vaksin Pfizer/BioNTech. Faktanya, aneka video tersebut tidaklah membuktikan reaksi magnetik ataupun vaksin Covid-19 mengandung microchip.

“Vaksin kami tak mengandung logam dan tak menimbulkan reaksi magnetik setelah disuntikkan,” kata juru bicara Pfizer/BioNTech melalui surel kepada Reuters.

Dilansir Forbes, vaksin Covid-19 dosisnya kurang dari satu milliliter (mL). Vaksin Pfizer/BioNTech, contohnya, cuma 0.3 mL, sehingga microchip tak muat jika harus dimampatkan ke dalamnya.

Ahli fisika dan pakar medis mengatakan kepada Reuters bahwa vaksin Covid-19 tak mengandung logam atau microchip yang membuat penerima vaksin memiliki reaksi magnetis di lokasi injeksi. Tak satupun vaksin yang disetujui di Inggris dan Amerika Serikat mengandung bahan logam.

Sementara itu, keberadaan aluminium pada vaksin lain kadarnya sangat sedikit sehingga peneliti dari Oxford University menyebut itu sama saja dengan kuantitas yang ditemukan secara alami di makanan dan air minum. Kalaupun vaksin Covid-19 betul-betul mengandung logam, keberadaannya tak akan sampai menimbulkan reaksi magnetik.

“Jumlah logam yang diperlukan dalam vaksin untuk menarik magnet jauh lebih besar daripada jumlah yang bisa ada dalam dosis kecil vaksin,” kata pakar medis dari Meedan Health Desk.

Lalu, mengapa koin logam bisa menempel di bekas lokasi suntikan vaksin?

Baca Juga  Buton Tengah Siap Jadi Rumah Kampus Muhammadiyah, Azhari: Kami Sediakan Lahan dan Fasilitas

Ahli fisika dari National High Magnetic Field Laboratory Amerika Serikat punya penjelasannya.

“Kita dulu pernah melakukannya semasa kecil dengan menumpuk koin di dahi. Itu menjadi mungkin karena permukaan kulit berminyak, tegangan permukaan terkait dengan hal itu. Orang juga bisa melakukan trik dengan koin yang ada bekas tempelan selotip atau perekat lainnya hingga seolah-olah kulit seseorang jadi seperti magnet,” jelasnya kepada BBC.

Prof Michael Coey dari School of Physics, Trinity College Dublin, Irlandia menjelaskan bahwa dibutuhkan sekitar satu gram logam besi untuk menarik dan mendukung magnet permanen di lokasi injeksi. Kalau itu betulan ada, penerima vaksin pasti dapat dengan mudah merasakan keberadaan bahan tersebut.

“Saya dan istri sudah mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19 dari Pfizer. Saya sudah coba, ternyata logam tak menempel di lengan kami,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Reuters. (**)

Artikel ini sudah tayang di republika.co.id dengan judul: Koin Logam Kok Bisa Nempel di Lengan Bekas Suntikan Vaksin?

 

 

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru