Ketahui Tanda-tanda WhatsApp Kena Bobol

- Penulis

Rabu, 15 Mei 2019 - 23:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

panjikendari.com – Aksi hacker di media sosial sekelas Facebook sudah menjadi hal lumrah, karena sudah banyak pemilik akun mengalaminya. Tapi pernahkah Anda bayangkan jika hacker atau tukang bobol mulai beraksi pada aplikasi WhatsApp?

Baru-baru ini, ramai berita tentang pembobolan WhatsApp oleh kelompok hackerHacker tersebut memanfaatkan celah rentan dalam aplikasi dan menyebarkan spyware alias software mata-mata pada iPhone dan Android.

Kelihatannya tidak ada cara yang pasti untuk mengecek apakah perangkat kamu termasuk yang dibobol gara-gara WhatsApp.

Meski demikian, ada tanda-tanda tertentu yang bisa membantu membedakan apakah smartphone kamu tengah dimanipulasi oleh pihak ketiga atau tidak.

Hal ini diungkapkan oleh Ahli Keamanan Smartphone dari Symantec Domingo Guerra.

“Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencoba melihat perubahan-perubahan di smartphone kamu,” kata Guerra, sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Business Insider Singapore, Rabu, 15 Mei 2019.

Dia mengatakan, ketika penggunaan baterai lebih boros dibandingkan sebelumnya atau perangkat tiba-tiba menjadi panas, mungkin hal tersebut karena perangkat mengirim dan menerima banyak data.

“Itu bisa jadi salah satu tanda bahwa perangkat telah dibobol,” kata Guerra.

Untuk itulah, kata Guerra, memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru serta memastikan sistem operasi smartphone ke versi paling baru merupakan hal yang harus dilakukan, jika perangkat terdampak pembobolan WhatsApp.

Pihak WhatsApp sendiri mengatakan telah menemukan celah kerentanan itu bulan Mei ini dan langsung memperbaikinya.

Namun demikian, WhatsApp tak bisa mengetahui berapa banyak penggunanya terdampak pembobolan ini.

Ketika ditanya apakah pengguna WhatsApp bisa tahu perangkatnya terdampak atau tidak, juru bicara perusahaan menyebut, karena akses informasi yang terbatas sulit bagi pengguna mengetahui apakah perangkatnya terdampak.

“Mengingat informasi yang kami kumpulkan terbatas, sulit bagi kami mengatakan, pengguna mana yang terdampak,” tutur pihak WhatsApp.

Baca Juga  Suasana Mudik, Polsek KPPP Kendari Antisipasi Calo dan Penumpang Gelap

Namun demikian, WhatsApp memastikan, pihaknya bekerja sama dengan organisasi-organisasi lain terkait dengan kejahatan siber ini.

“Karena kehati-hatian yang tinggi, kami mendorong semua pengguna untuk memperbarui aplikasi WhatsApp dan juga memperbarui OS smartphone mereka,” tutur pihak WhatsApp.

Dilansir Sky News, Selasa (14/5/2019), beberapa pengguna sudah terserang namun belum jelas berapa jumlah device yang terdeteksi. Mereka baru menemukan hal ini awal Mei.

WhatsApp memperkirakan, serangan dilakukan oleh hacker-hacker profesional dari perusahaan swasta yang bekerja sama dengan pemerintah untuk menyebarkan spyware.

Oleh karenanya, WhatsApp meminta pengguna untuk segera meng-upgradeaplikasi ke versi terbaru.

“WhatsApp mendorong pengguna untuk segera meng-upgrade aplikasi ke versi terbaru dan memastikan sistem operasi ponsel tetap up-to-date untuk memproteksi dari serangan hacker. Kami segera bekerja sama dengan partner-partner kami untuk menyediakan sistem keamanan yang lebih baik,” ujar juru bicara WhatsApp. (lp6/jie)

Sumber: Liputan6.com: WhatsApp Kamu Kena Bobol? Cek Tanda-tandanya di Sini.
https://www.liputan6.com/tekno/read/3966565/whatsapp-kamu-kena-bobol-cek-tanda-tandanya-di-sini

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?
Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap
Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Aksi Solidaritas Petani Sawit untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera
KAI Divre III Palembang Angkut 67.763 Penumpang, Naik 14 Persen Selama Libur Nataru 2025/2026
Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling yang Sering Diremehkan
Gempa M 4.8 Guncang Tenggara Sultra: Dirasakan di Konawe Kepulauan, Buton Utara, hingga Kendari
Jumlah Pengangguran di Indonesia Capai 7,28 Juta, Sultra Naik Jadi 46.720 Orang

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 07:34 WITA

Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

Senin, 26 Januari 2026 - 07:31 WITA

Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:25 WITA

Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:48 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Aksi Solidaritas Petani Sawit untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:42 WITA

KAI Divre III Palembang Angkut 67.763 Penumpang, Naik 14 Persen Selama Libur Nataru 2025/2026

Berita Terbaru