Jumlah Pengangguran di Indonesia Capai 7,28 Juta, Sultra Naik Jadi 46.720 Orang

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 06:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Panjikendari.com | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2025 mencapai 7,28 juta orang. Angka ini meningkat sebesar 83 ribu orang atau sekitar 1,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pengangguran ini terjadi meskipun tingkat pengangguran terbuka (TPT) secara nasional mengalami sedikit penurunan.

“Tingkat pengangguran terbuka secara nasional Februari 2025 sebesar 4,76 persen, turun 0,06 persen poin dibandingkan Februari 2024. Namun, karena jumlah angkatan kerja bertambah, pengangguran juga meningkat,” kata Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/5/2025).

Di tingkat daerah, Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kenaikan jumlah pengangguran. BPS Sultra mencatat, pada Februari 2025, jumlah pengangguran di wilayah tersebut mencapai 46.720 orang, naik 1.680 orang dibandingkan Februari 2024.

Kepala BPS Sulawesi Tenggara, M. Natsir, menyebutkan bahwa meskipun lapangan kerja bertambah, laju pertumbuhan angkatan kerja lebih tinggi dibandingkan serapan tenaga kerja.

“Tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Tenggara naik menjadi 3,27 persen, naik tipis 0,05 persen poin dari tahun sebelumnya,” ujarnya melalui siaran pers resmi.

Natsir juga menambahkan bahwa sebagian besar pengangguran di Sulawesi Tenggara justru berasal dari lulusan pendidikan tinggi. “Tingkat pengangguran Diploma I-III tercatat sebesar 5,53 persen, dan untuk lulusan sarjana sebesar 4,83 persen. Ini menunjukkan adanya mismatch antara kualifikasi pendidikan dan pasar kerja,” jelasnya.

Sementara itu, pemerintah pusat mengklaim telah menciptakan lebih dari 3,59 juta lapangan kerja baru pada awal 2025, yang disebut sebagai pencapaian tertinggi sejak krisis moneter 1998.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan terpisah mengatakan bahwa pemerintah terus mendorong program peningkatan keterampilan tenaga kerja, termasuk melalui pelatihan vokasi dan program kartu prakerja.

“Upaya kami tidak hanya pada penciptaan lapangan kerja, tapi juga peningkatan daya saing tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” tegas Ida.

Meski demikian, berdasarkan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF), tingkat pengangguran Indonesia tahun ini diperkirakan mencapai 5 persen, tertinggi kedua di kawasan Asia setelah China. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional
Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy
Yusuf Rimbose Dorong Pemuda Butur Masuk Dunia Kerja, Peran PT GGM Dinilai Buka Peluang bagi Anak Daerah
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:02 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025

Senin, 1 Juni 2026 - 16:37 WITA

Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy

Senin, 18 Mei 2026 - 10:20 WITA

Yusuf Rimbose Dorong Pemuda Butur Masuk Dunia Kerja, Peran PT GGM Dinilai Buka Peluang bagi Anak Daerah

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Berita Terbaru