Kasus TNI Tewas Tergantung di Pohon Jambu Masih Misterius

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2020 - 14:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Bombana AKP Asrun (rompi hitam) saat melakukan penyelidikan di lokasi penemuan mayat Serda Rusdi di Desa Rahantari kecamatan Kabaena Barat Bombana. (Foto: Ari/panjikendari.com)

i

Kasat Reskrim Polres Bombana AKP Asrun (rompi hitam) saat melakukan penyelidikan di lokasi penemuan mayat Serda Rusdi di Desa Rahantari kecamatan Kabaena Barat Bombana. (Foto: Ari/panjikendari.com)

Panjikendari.com, Rumbia – Kasus kematian Serda Rusli, anggota TNI dari Koramil Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, yang ditemukan tak bernyawa dan tergantung di pohon jambu mete milik Warga di Desa Rahantari Kabaena Barat, Rabu, 19 Agustus 2020, masih misterius.

Aparat kepolisian bersama TNI masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Pantauan Panjikendari.com Kamis 20 Agustus 2020, sejumlah personel TNI dan personel dari Detasemen Polisi Militer nampak barada di lokasi penemuan mayat.

Kasat Reskrim Polres Bombana AKP Asrun mengaku, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab tewasnya personel TNI tersebut.

“Belum bisa kami simpulkan sebab kami masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab tewasnya almarhum. Untuk sementara begitu yaa,” ungkap mantan Kapolsek Kabaena Timur ini.

Sementara itu, warga desa Eemokolo kecamatan Kabaena Utara, Audi (59) yang diketahui pertama kali menemukan mayat Serda Rusdi saat dikonfirmasi menjelaskan, dirinya pertama melihat mayat korban Rusdi sekitar pukul 05.30 Wita.

“Sekitar setengah enam pagi waktu saya lewat dan lihat tentara yang tergantung di sini. Awalnya saya kira dia berdiri biasa, setelah saya perhatikan bae-bae, ternyata leher dan tangannya terikat,” katanya.

Menurutnya, karena takut melihat kondisi mayat tersebut, dirinya langsung lari meminta bantuan warga agar penemuan mayat ini disampaikan pada kepala desa terdekat.

“Setelah saya tau kalau dia (Serda Rusdi) terikat, saya langsung lari. Nanti setelah saya ketemu orang yang naik motor, saya minta tolong agar sampaikan sama pemerintah desa Rahantari,” beber Audi. (ari)

Facebook Comments
Baca Juga  Dilaporkan Diduga Tenggelam di Embung Lelewawo, Warga Kolut Ditemukan di Morowali

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru