Jalan Memprihatinkan, Warga Boven Digoel Papua Minta Perhatian Pemerintah

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2020 - 09:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. (Foto: Roy/Panjikendari.com)

i

Kondisi jalan di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. (Foto: Roy/Panjikendari.com)

Panjipapua.com – Kondisi jalan di Kabupaten Boven Digoel, Papua, masih sangat memprihatinkan. Jalan beraspal masih jauh dari harapan masyarakat setempat.

Di ruas jalan yang menghubungkan Distrik Kombut dengan daerah Mindip Tanah, misalnya. Jalan provinsi sepanjang kurang lebih 29 kilometer itu belum tersentuh aspal. Kondisi jalan yang sebelumnya sudah dilakukan pekerjaan pengerasan, kini berubah jadi jalan berlumpur.

Akibatnya, kendaraan roda empat yang mengangkut bahan logistik kesulitan melintas di jalan tersebut. Para sopir biasanya berhari-hari untuk melintasi jalur itu. “Biasanya hanya satu hari dijangkau. Tapi karena kondisinya seperti itu, sehingga kita butuh waktu empat sampai lima hari,” kata Ambo, Koordinator Mobil Truk Boven Digoel, kepada jurnalis panjikendari.com Biro Papua, di lokasi, Sabtu, 27 Juni 2020.

Kondisi jalan di Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Ambo menuturkan, kondisi jalan berlumpur tersebut terjadi akibat hujan yang terus mengguyur daerah Boven Digoel dan sekitarnya dalam beberapa bulan terakhir.

Ambo dan kawan-kawan sopirnya berharap, pemerintah dapat memperhatikan jalan tersebut demi kelancaran transportasi. “Supaya kami juga dalam mencari hidup, tidak habis waktu di jalan karena jalan rusak ini,” harapnya.

Kendaraan pengangkut logistik berusaha melewati jalan rusak di Boven Digoel, Papua.

Sementara itu, sopir lain, Ippan, mengatakan, akhir-akhir ini jalan penghubung Kombut Boven Digoel Tanah Merah sangat parah dan sangat memprihatinkan. “Sementara jalan ini adalah jalan satu-satunya yang menghubungkan  perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini (PNG).

“Dua bulan trakhir ini kami selaku sopir truk pengangkut logistik sangat menderita dalam ke Distrik Kombut. Tapi bagaimana lagi kami harus melewati jalan ini dengan segala resiko demi  saudara-saudara kita yang ada di wilayah Kombut,” katanya.

Ippan menambahkan, selama ini mereka tidak pernah merasakan yang namanya jalan beraspal. Untuk itu, atas nama sopir, Ippan berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib mereka yang ada di perbatasan.

Baca Juga  Anak 12 Tahun Tenggelam di Kolam Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

“Karena kami juga adalah rakyat Indonesia yang butuh perhatian, karena kami penjaga perbatasan,” ujarnya. (roy)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru