Hari Udara Bersih Internasional, Polusi Udara di Indonesia Masih Jadi Ancaman Serius

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 23:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia masih menghadapi persoalan serius terkait kualitas udara. Data terbaru menunjukkan polusi udara menyumbang 10 persen dari total kematian di Indonesia. Bahkan, sepanjang tahun 2023, tercatat 8.100 kematian di Jakarta akibat polusi dengan kerugian ekonomi mencapai hampir US$2,1 miliar (sekitar Rp32 triliun).

Menurut laporan State of Global Air 2024 oleh HEI dan UNICEF, sekitar 700.000 anak di bawah usia 5 tahun meninggal setiap tahun akibat polusi udara, yang setara dengan hampir 2.000 anak per hari secara global (data tahun 2021).

Polusi udara di Indonesia banyak dipicu oleh emisi transportasi, pembakaran sampah dan limbah, aktivitas industri, serta pembangkit listrik berbahan bakar batu bara. Semua sumber ini menghasilkan partikel halus berukuran 2,5 mikron (PM2.5) yang sangat berbahaya karena bisa masuk jauh ke dalam paru-paru dan aliran darah.

Paparan PM2.5 dalam jangka panjang meningkatkan risiko kanker paru-paru, penyakit jantung, stroke, diabetes, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Tak heran, polusi disebut sebagai silent killer bagi masyarakat perkotaan.

Di tengah ancaman tersebut, pohon hadir sebagai salah satu solusi alami yang efektif. Pohon mampu menyerap polutan berbahaya seperti CO₂, NOx, dan SO₂, sekaligus menangkap partikel PM2.5 melalui daun dan batangnya. Selain itu, pepohonan menurunkan suhu lingkungan, menghasilkan oksigen, serta meningkatkan kualitas udara dan ekosistem secara keseluruhan.

Menurut LindungiHutan, momentum Hari Udara Bersih Internasional (International Day of Clean Air for Blue Skies) yang diperingati setiap 7 September menjadi pengingat bahwa polusi udara adalah tantangan global yang harus ditangani bersama-sama.

Sebagai langkah nyata, LindungiHutan menawarkan berbagai inisiatif yang bisa diikuti perusahaan maupun brand. Melalui program CorporaTree, perusahaan dapat menanam ribuan pohon sebagai bagian dari implementasi ESG (Environmental, Social, and Governance). Untuk memastikan kontribusi ini terukur, LindungiHutan juga menyediakan Kalkulator Karbon yang membantu perusahaan menghitung emisi mereka, sekaligus membuka jalan menuju Carbon Offset melalui penanaman pohon.

Baca Juga  Mengenal Ritual dan Makna Hari Raya Nyepi di Bali

Bagi brand, UMKM, maupun perusahaan yang ingin mengambil aksi nyata secara fleksibel, tersedia program CollaboraTree. Melalui inisiatif ini, brand bisa mengintegrasikan nilai hijau ke dalam produk dan layanan, misalnya lewat bundling produk, monthly commitment, atau kolaborasi berbasis proyek, sehingga dampak sosial-lingkungan dapat tercapai seiring pertumbuhan bisnis.

“Menanam pohon bukan hanya simbol kepedulian, tetapi juga langkah konkret untuk memperbaiki kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Kami percaya, dengan kolaborasi lintas sektor, kita bisa menghadirkan udara yang lebih bersih untuk generasi mendatang,” ujar Siktiyana, Marketing Manager LindungiHutan.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060
Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026
Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy
Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026
Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko
Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:14 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 16:37 WITA

Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy

Senin, 18 Mei 2026 - 19:01 WITA

Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:01 WITA

Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko

Berita Terbaru