Hadapi New Normal, Pemkot Kendari Dorong Digitalisasi Informasi di Sektor Pariwisata

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2020 - 22:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari H Sulkarnain K.

i

Wali Kota Kendari H Sulkarnain K.

Panjikendari.com – Wali Kota Kendari, H Sulkarnain K, mendorong adanya digitalisasi informasi guna mendukung sektor pariwisata dalam menghadapi new normal di tengah pandemi Covid-19.

“Harus ada terobosan melalui digitalisasi untuk memberikan informasi terkait kepariwisataan dan memberikan kenyamanan bagi pelaku pariwisata dalam masa pandemi Covid-19 saat ini,” kata Sulkarnain, saat menjadi salah satu pembicara pada kegiatan webinar Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Kamis, 28 Mei 2020.

Wali Kota Kendari H Sulkarnain Kadir mengusulkan kepada Kementerian Pariwisata melalui Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya, agar digitalisasi pariwisata terus didorong agar industri kepariwisataan tetap eksis.

“Harus disiapkan portal aplikasi yang bisa diakses kabupaten/kota untuk pengecekan kesehatan setiap wisatawan, baik mancanegara maupun wisatawan lokal yang berkunjung ke daerah, untuk antisipasi penyebaran Covid-19,” katanya.

Aplikasi digital tersebut, kata Sulkarnain, dibutuhkan agar setiap daerah bisa mengakses data kesehatan pengunjung sehingga masing-masing daerah tidak perlu lagi menyiapkan aplikasi untuk mengecek kesehatan.

“Karena kalau hanya mengandalkan surat, Yaa, saya kira ada kejadian kemarin bahwa surat itu bisa didapatkan secara online dan kredibilitasnya meragukan. Ini kita tidak mau lakukan karena berkaitan dengan penyebaran Covid-19 yang belum ditemukan obat dan vaksinnya,” katanya.

Jadi, Sulkarnain mengusulkan agar Kemenparekraf menyiapkan aplikasi bagi daerah yang bisa digunakan untuk mengecek langsung, baik lokal maupun internasional.

Menurut Sulkarnain, untuk mendukung potensi pariwisata di Kota Kendari, maka yang paling utama harus dipersiapkan adalah infrastruktur pariwisata.

“Banyak potensi wisata yang akan diperkenalkan selain wisata religi Masjid Al Alam yang ada di tengah Teluk Kendari, ada wisata Kebun Raya Kendari yang bisa dijadikan wisata edukasi, dan yang tak kalah menariknya ada budidaya kerang Abalon yang mempunyai nilai jual tinggi dan banyak disajikan di restoran-restoran internasional,” katanya.

Baca Juga  Hore..!! Pegawai Honorer Ternyata Dapat Juga THR

Selain itu kata dia, rencananya kawasan Pulau Bungkutoko juga akan dijadikan tempat budidaya kerang abalon dan sebagai tempat wisata. (man/jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru