panjikendari.com – Partai Amanat Nasional (PAN) bersama partai pengusung lainnya telah mempersiapkan dua nama untuk diusul mengisi kursi Wakil Wali Kota Kendari mendampingi Sulkarnain.

Dua nama tersebut yakni Habsi Tombili dan Siska Karina Imran.

Sekretaris Umum DPD PAN Kendari Samsuddin Rahim menyebutkan, dua nama tersebut dinilai pantas dan layak serta bisa memahami visa misi pemerintahan Kota Kendari. “Yang kita usulkan ini sudah berkompeten, ” ujar Samsuddin Rahim saat ditemui di ruangannya, Senin, 21 Januari 2019.

Ketua DPRD Kota Kendari ini mengungkapkan, sebelumnya dua nama tersebut sudah dirembukkan dan diplenokan di internal partai.

Dari dua nama tersebut, Samsuddin Rahim menilai, Siska yang tidak lain adalah istri dari Adriatma Dwi Putra (ADP) sangat berpeluang untuk duduk sebagai wakil wali kota Kendari.

Sebab kata dia selain memiliki jabatan di partai juga dinilai memiliki potensi yang mumpuni untuk mendampingi Sulkarnain dalam melaksanakan visi misi pemerintah kota. “Cocoklah kalau siska, berpeluang besar untuk terpilih, “tuturnya.

Samsuddin juga sebenarnya mengakui bahwa beberapa anggota dewan memiliki peluang untuk diusulkan menjadi wakil wali kota Kendari.

Namun tidak ada yang bersedia karena yang bersangkutan harus mundur sebagai anggota dewan. Sementara, sejauh ini anggota dewan dari PAN tidak ada yang mau mundur.

“Kalau dari anggota dewan tidak ada yang mau mundur, ” tutupnya.

Sementara itu, Habsi Tombili, bendahara PAN Kota Kendari, saat ditemui di Sekretariat DPRD Kota Kendari, mengatakan, meskipun dirinya lebih senior ketimbang Siska dalam berpartai, namun hal itu bukan parameter siapa yang akan jadi wakil wali kota nanti.

“Kami sudah dipilih untuk maju sebagai calon wakil Wali Kota Kendari, itu berarti partai memberikan kepercayaan. Tapi siapapun yang akan terpilih, kita liat nanti saat pemilihan. Kita serahkan pada 35 anggota dewan,” katanya.

Sekedar diketahui, sesuai mekanisme yang ada, Wali Kota Kendari akan mengusulkan minimal dua nama ke DPRD untuk dipilih salah satunya dalam mengisi kekosongan jabatan wakil wali kota.

Meskipun nama-nama yang akan diusul adalah hak prerogatif wali kota, namun sudah menjadi hal lumrah bahwa nama-nama yang akan didorong merupakan usulan dari partai pengusung.

Seperti diketahui, pasangan ADP-Sulkarnain pada Pilwali Kota Kendari 2017 lalu diusung oleh PAN, PKS, dan PKB, serta didukung oleh PBB dan PKPI.

Penulis: Yatri
Editor  : Jumaddin

Beri Komentar