KOLAKA TIMUR — Gempabumi tektonik berkekuatan magnitudo 2,6 mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (18/1/2026) malam.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pukul 23.32.14 WIB. Episenter gempa terletak pada koordinat 4,05 Lintang Selatan dan 121,85 Bujur Timur, atau sekitar 10 kilometer barat daya Kolaka Timur, dengan kedalaman 6 kilometer.
Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, S.Si., MT, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujar Nasrol dalam keterangan tertulis dari Makassar, Senin (19/1/2026).
Berdasarkan peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, getaran dirasakan di Kecamatan Loea dan Kecamatan Tirawuta dengan intensitas II–III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, serta getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada kendaraan berat melintas.
Hingga pukul 01.00 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempabumi susulan (aftershock). Selain itu, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan memastikan informasi kebencanaan hanya diperoleh dari kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi. (*)








