Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Buton Utara, Terasa hingga Muna dan Baubau

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, Panjikendari.com – Gempabumi tektonik dengan magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Tenggara Kambowa, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, pada Selasa malam, 27 Mei 2025, pukul 19.27 WITA. Gempa ini dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk Muna, Buton, Baubau, dan Buton Selatan (Busel).

Informasi dari Stasiun Geofisika Kendari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berada di darat pada koordinat 5.00 LS dan 122.95 BT, atau sekitar 3 kilometer tenggara Kambowa, Buton Utara. Kedalamannya tergolong dangkal, hanya 6 kilometer.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin, S.T., M.Geo, dalam keterangannya, Selasa malam.

Guncangan Dirasakan di Beberapa Wilayah

Getaran gempa dilaporkan dirasakan di Buton Utara, Muna, dan Buton dengan skala intensitas IV MMI. Artinya, getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, beberapa di luar, serta menimbulkan efek seperti gerabah pecah, jendela dan pintu berderik, hingga dinding berbunyi.

Sementara di wilayah Baubau dan Buton Selatan, guncangan dirasakan pada skala III MMI—terasa nyata di dalam rumah dan seolah-olah ada truk besar yang melintas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Belum Ada Gempa Susulan

“Monitoring hingga pukul 19.47 WITA belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan,” kata Rudin.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing sebelum kembali masuk, terutama jika terdapat retakan atau kerusakan akibat getaran.

Baca Juga  Empat Guru Besar Siap Bersaing Jadi Rektor Baru UHO, Siapa Paling Kuat?

Untuk informasi resmi dan terkini, masyarakat diharapkan hanya mengakses kanal komunikasi resmi BMKG seperti situs www.bmkg.go.id, inatews.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial terverifikasi @infoBMKG. (*)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru