panjikendari.com – Inflasi Kota Kendari bulan Februari tahun 2019 tercatat sebesar 0,03 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 129,36. Secara nasional dari 82 kota yang menghitung inflasi, 13 kota tercatat inflasi dan 69 kota tercatat deflasi.

Inflasi tertinggi tercatat di Tual (Provinsi Maluku) 2,98 persen dengan IHK 159,05 dan inflasi terendah tercatat di Kendari. Deflasi terdalam tercatat di Merauke (Provinsi Papua) sebesar 2,11 persen dengan IHK 138,03.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra), Moh. Edy Mahmud, dalam rilisnya, Jumat, 1 Maret 2019, menyampaikan, inflasi yang terjadi di Kota Kendari disebabkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 1,31 persen; kelompok sandang 0,45 persen; kelompok kesehatan 0,30 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,26 persen; serta kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,10 persen.

Kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok bahan makanan 1,38 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,03 persen.

Sementara, lanjut Edy Mahmud, komoditas yang memberikan sumbangan terbesar inflasi adalah angkutan udara 0,30 persen, beras 0,12 persen, ikan cakalang/sisik 0,04 persen, tomat sayur 0,03 persen, ikan kembung 0,03 persen, baju kaos berkerah laki-laki 0,02 persen, telur ayam ras 0,01 persen, daun paku/pakis 0,01 persen, pipa paralon 0,01 persen, dan biskuit 0,01 persen.

“Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi adalah cabai rawit -0,14 persen, bayam -0,06 persen, kangkung -0,05 persen, terong panjang -0,05 persen, daging ayam ras -0,04 persen, ikan layang/benggol -0,04 persen, ikan ekor kuning -0,04 persen, tomat buah -0,03 persen, bawang merah -0,03 persen, dan kacang panjang -0,02 persen,” sebut Edy Mahmud.

Dari sebelas kota di Pulau Sulawesi, satu kota tercatat inflasi dan sepuluh kota tercatat deflasi. Inflasi tercatat di Kendari, sedangkan deflasi terdalam tercatat di Parepare (Provinsi Sulawesi Selatan) 0,78 persen dengan IHK 129,22 dan deflasi terendah tercatat di Makassar (Provinsi Sulawesi Selatan) sebesar 0,11 persen dengan IHK 137,29.

Tingkat inflasi Kota Kendari tahun kalender (Januari-Februari 2019) 0,68 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2019 terhadap Februari 2018) 2,60 persen.Tingkat inflasi periode yang sama tahun kalender (Januari- Februari 2018) 0,64 persen dan laju inflasi year on year 2,21 persen. (jie)

Beri Komentar