Efek Korona: Selain Sekolah, Tempat Wisata di Muna Tutup Sementara

- Penulis

Senin, 16 Maret 2020 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permandian Topa. Salah satu tempat wisata di Muna yang akan ditutup sementara waktu.

i

Permandian Topa. Salah satu tempat wisata di Muna yang akan ditutup sementara waktu.

Panjikendari.com, Raha – Guna mencegah penyebaran virus Korona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, sigap mengambil langkah-langkah.

Selain menghentikan sementara proses belajar mengajar di sekolah, Pemkab Muna juga menutup semua destinasi wisata di daerah itu.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna, Amiruddin Ako, menyebutkan, destinasi wisata di Muna meliputi; Pantai Meleura, Pantai Napabale, Gua Liangkobori, Puncak Lakude Masalili, Waterboom Masalili, Permandian Topa, dan Pantai Towea.

“Besok suratnya akan keluar, surat tentang penutupan sementara tempat wisata,” kata Amiruddin Ako, saat dihubungi melalui ponselnya, Senin, 16 Maret 2020.

Ia mengatakan, tempat-tempat wisata tersebut akan ditutup selama 14 hari mulai tanggal 17 hingga 31 Maret 2020.

Kebijakan penutupan tempat wisata tersebut, kata Amiruddin Ako, untuk meminimalkan kegiatan warga di ruang terbuka yang penuh dengan orang guna mencegah penyebaran virus Korona.

Amir tidak memungkiri bahwa penutupan sementara tempat wisata tersebut akan berpengaruh pada berkurangnya pendapatan daerah di sektor pariwisata.

Bahkan, akan berdampak besar terhadap pelaku UMKM. Sebab, pendapatan para UMKM akan berkurang apabila tempat-tempat wisata ditutup.

Namun demikian, Amir mengatakan, semua itu dilakukan untuk kebaikan dan kenyamanan bersama. “Apalah artinya juga kita mengejar keuntungan yang besar dengan mengabaikan kesehatan dan keselamatan kita,” katanya.

Olehnya itu, ia berharap, masyarakat dapat turut mendukung upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran virus Korona ini.

“Untuk mencegah penyebaran virus Korona ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Pemerintah dan masyarakat harus bahu-membahu,” katanya.

Selain menutup tempat wisata, lanjut Amir, pihaknya juga akan menginstruksikan kepada pengusaha hotel dan rumah makan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kesehatan lingkungan sekitar.

Baca Juga  Update Covid-19 di Sultra, 5 Juni 2020: 5 Kasus Baru, 10 Sembuh

“Termasuk menyiapkan cairan antiseptik bagi tamu hotel dan pengunjung rumah makan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna juga telah menginstruksikan kepada sekolah-sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP untuk menghentikan sementara aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna, Ashar Dulu, menyampaikan libur sekolah akan dimulai sejak 17-30 Maret 2020. Proses belajar mengajar dilakukan di rumah secara online atas panduan guru masing-masing.

Kebijakan ini diambil menindaklanjuti instruksi presiden dan surat edaran menteri serta mengikuti instruksi gubernur Sultra dalam rangka mencegah penyebaran virus Korona.

Selain libur sekolah, kata dia, siswa diberikan tugas oleh guru untuk dikerja di rumah dan akan disetor saat masuk kembali. “Selama libur sekolah, kami meminta kepada siswa atas bantuan orang tua agar tidak keluar rumah jika tidak ada urusan penting,” katanya.

Hal itu, kata dia, untuk menghindari kontak langsung dengan orang lain, terutama di tempat-tempat keramaian. “Percuma juga kalau kita liburkan tapi berkeliaran di luar, apalagi di tempat-tempat keramaian. Olehnya itu, di sini perlu peran orang tua atau keluarga dalam hal pengawasan,” tutupnya. (jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru