Di Tengah Ketidakpastian Perang Dagang, Peminat Emas Naik 195% Sebagai Safe Haven

- Penulis

Senin, 21 April 2025 - 11:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam beberapa tahun terakhir, emas menjadi primadona bagi investor karena terus mencetak rekor harga tertinggi, bahkan mendekati Rp2 juta per gram. Pada perdagangan Rabu (16/4), harga emas dunia melonjak mencapai 3,58% ke level tertinggi sepanjang masa di US$3.343,22 per troy ons, menembus batas psikologis US$3.300. Kenaikan ini didorong oleh melemahnya dolar dan meningkatnyaketegangan dagang antara AS dan China, yang membuat investor memburu aset safe haven seperti emas.

Perang dagang antara AS dan China kembali memanas setelah kedua negara saling balas memberlakukan tarif tinggi. AS kini mengancam tarif hingga 245% terhadap impor dari China, sementara China terakhir kali menetapkan tarif sebesar 125%. Meskipun China menyatakan tidak akan menaikkan tarif lebih lanjut, ketidakpastian global tetap tinggi. Kondisi ini mendorong investor untuk melirik emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang yang aman di tengah gejolak ekonomi dan politik dunia.

Transaksi emas fisik digital khususnya di Indonesia terus menunjukkan lonjakan signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Data terbaru dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat, pada Januari 2025 saja, nilai transaksi emas fisik digital telah mencapai Rp5,29 triliun, meningkat 195,59% dibandingkan Januari 2024. Volume transaksi mencapai 3,67 ton, naik 3,45% dari bulan sebelumnya. Tahun 2024 pun mencatatkan total transaksi senilai Rp53,3 triliun dengan volume 43,9 ton — melonjak masing-masing 556% dan 430% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain data nasional, peningkatan minat terhadap emas digital juga tercermin dari aktivitas pengguna di aplikasi Nanovest. Pada bulan Januari 2025 saja, total volume transaksi emas di platform ini melonjak sekitar 381% dibandingkan bulan Januari 2024. Lonjakan ini mencerminkan pertumbuhan minat yang sangat kuat terhadap emas digital sebagai alternatif investasi yang relevan dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

“Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tensi perang dagang, inilah saat yang tepat bagi investor untuk melihat peluang investasi,” ujar Jovita Widjaja, Chief Marketing Officer Nanovest. “Emas menjadi pilihan investasi paling stabil di tengah ketidakpastian market sekarang”. Nanovest optimis akan terus menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat Indonesia dalam meraih masa depan finansial yang lebih stabil dan aman.

Baca Juga  Bedah Peran Sertifikasi dalam Bisnis Berkelanjutan di Webinar Green Skilling bersama LindungiHutan

Nanovest, aplikasi investasi yang menyediakan emas digital, saham Amerika Serikat, dan aset kripto, menjawab kebutuhan ini melalui inovasi layanan yang mudah diakses dan ramah pengguna. Melalui Nanovest Gold, pengguna dapat mulai membeli emas digital tanpa perlu keluar rumah ataupun mengantre di toko fisik dimana pengguna bisa mengkonversi menjadi emas digital menjadi emas fisik secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Tak hanya itu, Nanovest menghadirkan berbagai fitur unggulan yang membuat pengalaman investasi emas menjadi semakin praktis. Melalui fitur pembelian berkala, pengguna dapat menjadwalkan pembelian emas secara otomatis, sehingga investasi menjadi lebih konsisten tanpa perlu repot memantau pasar setiap saat. Proses jual beli emas dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja langsung melalui aplikasi, tanpa perlu effort tambahan.

Menariknya, penjualan emas di aplikasi Nanovest tidak dikenakan biaya transaksi sama sekali, memberikan nilai lebih bagi pengguna. Didukung dengan tampilan aplikasi yang sederhana dan intuitif, aplikasi ini sangat cocok digunakan baik oleh investor pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Nanovest juga menjamin keamanan aset pengguna secara menyeluruh. Sebagaiplatform yang telah terdaftar dan diawasi oleh regulator, Nanovest mematuhi semua regulasi sebagai pedagang aset keuangan digital dan regulasi terkait lainnya atas setiap aset yang tersedia di dalam Aplikasi Nanovest. Selain itu, Nanovest merupakan satu-satunya platform yang memberikan perlindungan asuransi terhadap risiko cybercrime melalui kerja sama dengan Asuransi Sinarmas, sehingga seluruh aset digital pengguna dijamin 100%.

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060
Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026
Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy
Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026
Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko
Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:14 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 16:37 WITA

Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy

Senin, 18 Mei 2026 - 19:01 WITA

Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:01 WITA

Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko

Berita Terbaru