Arah Bitcoin Masih Kabur: Stabil di $87K, Tapi Sinyal Penguatan Belum Kembali

- Penulis

Rabu, 26 Maret 2025 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah reli singkat yang sempat mendorong harga menembus $88.000, Bitcoin kini memasuki fase konsolidasi yang membuat banyak pelaku pasar bertanya-tanya: akankah tren bullish berlanjut, atau justru mulai kehilangan tenaga? Artikel ini akan membahasnya secara detail. 

Performa Bitcoin Hari Ini

Bitcoin tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 0,90% dalam 24 jam terakhir. Saat artikel ini ditulis, harga BTC/USDT di market Bittime berada di level $87,993.64. Stabil, tapi belum cukup kuat untuk membangkitkan euforia. 

Dalam kondisi seperti ini, ekspektasi terhadap arah pasar tidak bisa hanya bergantung pada harga. Banyak investor dan trader kini mulai melirik data on-chain untuk mencari kepastian, salah satunya melalui analisis dari Burak Kesmeci, kontributor di CryptoQuant QuickTake. Ia mencoba membaca ulang dinamika pasar Bitcoin dengan melihat empat indikator siklus utama yang biasa dijadikan acuan untuk mengukur kekuatan tren.

Tekanan Beli Masih Lemah, Sinyal Kuat Belum Muncul

Salah satu indikator yang disoroti adalah Internal Funding Pressure (IFP). Saat ini, IFP tercatat di angka 696 ribu, masih di bawah rata-rata pergerakan 90 hari yang berada di 794 ribu. 

Dalam kondisi normal, jika angka ini naik melewati rata-ratanya, itu bisa menjadi sinyal bahwa tekanan beli mulai kembali. Tapi untuk saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa dorongan beli BTC tersebut cukup kuat.

Kemudian ada Bull & Bear Market Cycle Indicator yang menunjukkan dinamika jangka pendek dan panjang. Rata-rata 30 harinya masih berada di angka negatif (-0,16), sedangkan rata-rata jangka panjang 365 hari justru masih positif di 0,18. 

Selama garis pendek belum melampaui garis panjang, tren masih belum sepenuhnya berbalik arah. Pasar kripto masih dalam zona hati-hati.

Dua Indikator Tambahan: MVRV dan NUPL Masih Lesu

Lebih jauh, Kesmeci juga menyoroti rasio MVRV yang saat ini berada di bawah garis rata-rata 365 harinya. 

Secara historis, posisi ini sering mendahului tekanan jual dari investor yang mulai merealisasikan keuntungan. Namun, jika MVRV berhasil naik melewati rata-ratanya, biasanya akan ada pemulihan seperti yang pernah terjadi saat krisis carry trade pada Agustus 2024.

Hal serupa juga tercermin dari Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) yang saat ini berada di 0,49—masih sedikit di bawah rata-rata 365 hari di angka 0,53. 

Posisi ini belum cukup meyakinkan untuk menandakan akhir dari tren naik, tetapi memperjelas bahwa pasar saat ini masih butuh dorongan kuat agar bisa kembali ke zona optimis.

Harapan Tetap Ada, Tapi Tergantung Faktor Makro

Dari semua indikator yang dianalisis, belum ada yang menunjukkan bahwa Bitcoin sudah mencapai puncak siklus. Namun demikian, tidak bisa dimungkiri bahwa ketidakpastian saat ini cukup besar. 

Banyak pelaku pasar yang mulai membandingkan situasi sekarang dengan tekanan makro yang terjadi tahun lalu, di mana harga BTC sempat tertekan cukup dalam akibat ketidakpastian global dan ketegangan perdagangan.

Jika tekanan eksternal seperti inflasi, kebijakan suku bunga, atau konflik perdagangan bisa mereda dalam waktu dekat, ada peluang bagi Bitcoin untuk kembali ke jalur bullish seperti yang terjadi di akhir 2024.

Kesimpulan

Bagi pelaku pasar yang jeli, kondisi saat ini bisa jadi peluang. Ketika tren belum sepenuhnya naik maupun turun, stabilitas bisa dimanfaatkan untuk akumulasi. Tapi tentu, efisiensi biaya tetap jadi faktor penting. 

Di tengah ketidakpastian ini, memilih platform yang mendukung transaksi cepat, transparan, dan tanpa biaya tersembunyi jadi sangat krusial.

Bittime hadir sebagai solusi bagi pengguna yang ingin trading Bitcoin. Kamu bisa mulai investasi dengan aman dan mudah melalui Bittime, platform tepercaya yang cocok untuk pemula maupun investor berpengalaman. Jangan lewatkan peluang ini!

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital
Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional
Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060
Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026
Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy
Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026
Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:14 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 16:37 WITA

Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WITA

Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal

Berita Terbaru