Kepala BKPSDM Muna Kaget Bupati Sebut SKB Tambahan Psikotes CPNS Ditiadakan

- Penulis

Selasa, 8 September 2020 - 15:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKPSDM, Sukarman Loke saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Muna. (Foto: Erwino/panjikendari.com)

i

Kepala BKPSDM, Sukarman Loke saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Muna. (Foto: Erwino/panjikendari.com)

Panjikendari.com, Raha – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), telah mengumumkan adanya Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tambahan psikotes dalam perekrutan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2019 sesuai persetujuan dari Panselnas.

Namun hal ini bertentangan dengan pernyataan Bupati Muna, LM Rusman Emba yang memberi kebijakan bahwa SKB tambahan psikotes ditiadakan. Kata dia, psikotes akan diadakan setelah pengumuman kelulusan para calon abdi negara itu.

“Itu hanya inisiasi instansi terkait. Ketika dikonsultasikan, saya minta untuk dibatalkan,” kata Rusman, Senin, 7 September 2020 dikutip dari media telisik.id.

Anehnya, pernyataan orang nomor satu di Bumi Sowite itu ternyata tidak diketahui oleh bawahannya, Sukarman Loke yang saat ini menjabat sebagai Kepala BKPSDM Muna. Sukarman mengaku kaget. Ia baru mengetahui perihal tersebut melalui kabar dari orang lain.

“Saya baru dapat infonya kemarin lewat pesan WhatsApp. Setelah saya telusuri, ternyata benar apa yang disampaikan bupati seperti itu,” ungkap Sukarman di tengah Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Muna, Selasa, 8 September 2020.

Mantan Kadis Perindag ini mengaku, sebelumnya, usulan tambahan psikotes telah ia konsultasikan beberapa waktu lalu, Hasilnya, Bupati memberikan lampu hijau. Makanya, saat ini ia juga bingung dengan adanya pernyataan kembali jika psikotes ditiadakan. Sementara, pelaksanaannya telah disetujui oleh KemenPAN-RB sesuai peraturan yang berlaku.

“Dulu saya pernah melapor seperti ini dan hasilnya ada psikotes. Tapi kenapa ada bicara di media seperti ini. Apa maksudnya?. Sementara Pak Bupati sudah meluaskan ini,” bebernya.

Terkait hal itu, Sukarman bakal mengkonfirmasikan kembali kepada atasannya dalam hal ini Bupati Muna LM Rusman Emba, namun yang bersangkutan sedang berada di luar kota. Jika nanti Rusman tetap ngotot untuk meniadakan psikotes, maka Panselda akan kembali bersurat ke Panselnas.

Baca Juga  Buka Musda MUI, Gubernur Sultra Minta Kedepankan Prinsip Tidak Saling Mendahului

“Saya bekerja bukan karena tekanan, tapi sesuai Undang Undang. Kalau bupati tetap bilang tidak ada, maka kita akan kembali bersurat. Tapi tidak mudah langsung disetujui, karena ini nasional,” tegasnya

Ia juga menerangkan, tujuan diadakannya SKB tambahan psikotes, yakni demi menciptakan ASN yang memiliki intelektual tinggi, loyal pada tugas, dan pimpinan, mampu bekerja sama dengan kelompoknya, bisa menerima tekanan sesuai jabatan yang diemban dan memiliki inovatif juga kreatif.

“Yang jelas psikotes itu legal dan dilindungi Undang Undang. Tidak ada permainan dalam psikotes. Karena pelaksanaannya online dan semua terkontrol secara nasional,” tandasnya. (win)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru