Soal Kasus TNI Tewas Tergantung, Polisi Periksa Enam Saksi

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2020 - 18:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Mapolsek Kabaena, Kabupaten Bombana.

i

Kantor Mapolsek Kabaena, Kabupaten Bombana.

Panjikendari.com, Rumbia – Guna mengungkap motif kematian Serda Rusdi, personel TNI yang bertugas di Koramil Kabaena yang ditemukan tak bernyawa dalam posisi tergantung di pohon jambu mete milik warga Rahantari, Kabaena Barat, kepolisian Resort Bombana terus melakukan penyelidikan.

Data yang dihimpun Panjikendari.com hingga pukul 17.30 Wita di Mapolsek Kabaena, polisi sudah memeriksa enam saksi yang pernah melihat Serda Rusdi sebelum dan setelah ditemukan tewas tergantung.

Mereka adalah Ht, Hn, Su, Au, Ja, dan Ps. Dari enam saksi tersebut, satu diantaranya berprofesi sebagai penjerat babi hutan. Keenamnya diperiksa di salah satu ruangan di Mapolsek Kabaena yang terletak di Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana.

Putu Ngardika rekan Ps yang dikonfirmasi di Mapolsek Kabaena membenarkan jika rekannya Ps sedang menjalani pemeriksaan.

“Dia (Ps) masih sementara diperiksa pak. Kami di sini masih tunggu dia,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bombana, AKP Asrun membenarkan jika pihaknya telah memeriksa keenam saksi tersebut.

Menurutnya, hingga hari kedua pasca-penemuan mayat anggota TNI tersebut, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Serda Rusdi.

“Untuk sementara sudah kita periksa keenam orang saksi. Kami juga masih terus menyelidiki kasus ini,” ungkapnya.

Menurut Asrun, pihaknya akan terus mengembangkan proses penyelidikan kasus wafatnya Serda Rusdi hingga tuntas.

“Intinya proses penyelidikan kasus ini terus berkembang. Kami akan sampaikan perkembangan penyelidikan kasus ini selanjutnya,” kata Asrun.

Pihaknya berharap semua pihak bersabar menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. (ari)

Facebook Comments
Baca Juga  Digelar di Kendari, Munas Kadin Dapat Dukungan Masyarakat Sultra

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru