Panjikendari.com – Setelah mendapat dukungan dari PKS, Golkar, dan PKB untuk maju bertarung pada Pilkada Muna 2020, pasangan LM Rusman Emba-Bachrun Labuta mendapat undangan dari DPP PDIP.
Undangan tersebut tertuang dalam selembar kertas Bernomor: 1690/IN/DPP/VII/2020, ditandatangani Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto cap stempel, tertanggal 16 Juli 2020.
Dalam surat undangan tersebut disampaikan bahwa dalam rangka memantapkan konsolidasi organisasi internal partai pada Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Muna Tahun 2020 maka DPP PDIP mengundang LM Rusman Emba dan H Bacrun untuk hadir di Kantor DPP PDIP, Jl. P. Diponegoro No. 58 Menteng, Jakarta Pusat, pada Hari Sabtu, 18 Juli 2020, pukul 14.00 Wita sampai selesai.
Agendanya adalah konsolidasi persiapan Pilkada serentak tahun 2020 dan komitmen calon kepala daerah.
Gambar undangan ini menyebar di media sosial dan mendapat beragam tanggapan publik. Ada yang berspekulasi bahwa bahwa undangan tersebut sekaligus penyerahan surat dukungan.
“Boleh jadi yang diundang itulah yang diberi rekomendasi. Tak etis mengundang tapi tak mendapatkan perlakuan yang baik dari tuan rumah,” tulis seorang netizen.
Saat dikonfirmasi, LM Rusman Emba membenarkan adanya undangan DPP PDIP tersebut. “Hanya undangan konsolidasi organisasi, persiapan Pilkada serentak 2020,” ujarnya, Jumat, 17 Juli 2020.
Soal apakah sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan rekomendasi partai, Rusman tidak ingin berkomentar lebih jauh.
“Soal penyerahan rekomendasi, kita serahkan pada DPP. Saya ini petugas partai dan siap melaksanakan perintah partai jika direkomendasikan partai,” katanya.
Hingga kini, Rusman Emba yang saat ini menjabat sebagai Bupati Muna bersama pasangannya Bacrun Labuta telah mengantongi surat dukungan dari tiga partai politik, masing-masing; PKS (2 kursi), Golkar (4 kursi), dan PKB (4 kursi). (adan)







