Petani Sambut Baik Kesiapan Kementerian Pu Terhadap Pasokan Air Waduk Kedungombo

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waduk Kedungombo dipastikan siap mendukung kebutuhan irigasi para petani di Grobogan, Kudus, Pati, dan Demak untuk menyukseskan Musim Tanam (MT) I yang akan dimulai serentak pada 1 September 2025. Kesiapan ini ditandai dengan volume air yang sangat mencukupi dan sistem distribusi yang telah terkelola dengan baik.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, mengonfirmasi bahwa pasokan air dari Waduk Kedungombo berada dalam kondisi optimal. Per hari ini (24/8/2025), volume air tercatat sebesar 472,39 juta meter kubik pada elevasi muka air 87,67 meter, yang siap mengairi lahan pertanian seluas total 64.364 hektare.

Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, menyatakan bahwa pengaturan distribusi air telah disepakati bersama seluruh pihak terkait. Jadwal ini tertuang dalam SK Pola Tanam yang dirumuskan bersama petani, pemerintah daerah, dan Komisi Irigasi. Ia menambahkan, sesuai kesepakatan, musim Tanam I akan dimulai pada 1 September 2025.

“Tetapi apabila ada permintaan lanjutan kami siap, Bendungan Kedungombo dalam kondisi siap,” kata Sudarto, menegaskan fleksibilitas dan kesiapan pihaknya.

Langkah menyiapkan Waduk Kedungombo sebagai sumber aliran irigasi untuk mendukung program realisasi ketahanan pangan nasional sejalan dengan arahan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. Menteri Dody menegaskan bahwa irigasi yang terpelihara adalah kunci ketahanan pangan nasional. Untuk itu, fungsi bendungan dan saluran irigasi harus dijaga keberlanjutannya untuk memastikan distribusi air yang efisien dan merata bagi seluruh petani.

Kesiapan yang dilakukan Kementerian PU disambut baik oleh para petani yang kini tidak lagi khawatir akan pasokan air irigasi. Akrab, Ketua Federasi Sistem Irigasi Waduk Kedungombo, menuturkan bahwa sistem pengaturan yang ada telah menciptakan ketertiban.

Baca Juga  Penawaran Khusus Bagi Nasabah dan Karyawan BRI Group, Cek KKB dari BRI Finance

“Dulu sebelum ada sistem pengaturan, petani sering berebut air. Sekarang sudah tertib, tidak ada demo, semua diarahkan melalui musyawarah,” ujar petani asal Kudus tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Maryoto, Ketua Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sidorejo. Ia menyebut komunikasi dan diskusi demokratis antar kelompok P3A menjadi kunci kelancaran distribusi di tingkat lapangan. “Minimal tiga kali kami bertemu selama musim tanam. Kalau ada lahan yang padinya belum dipanen, diberi toleransi, begitu selesai langsung olah lahan,” jelasnya.

Dengan kapasitas tampung normal mencapai 561,2 juta meter kubik, Waduk Kedungombo melayani sejumlah Daerah Irigasi (DI), mencakup DI Sidorejo (6.038 ha), DI Sidorejo Kiri/Lanang (1.900 Ha), dan DI Sedadi (16.055 ha) di Grobogan. Selain itu, juga mengairi DI Klambu Kiri di Demak (20.646 ha), DI Klambu Kanan di Pati (10.354 ha), dan DI Klambu Wilalung di Kudus (7.872 ha).

Kesiapan yang dilakukan Kementerian PU beserta jajarannya pada Waduk Kedungombo dipastikan akan sepenuhnya menjadi pilar penting bagi produktivitas pertanian dan ketahanan pangan Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026
Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko
Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WITA

Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal

Senin, 18 Mei 2026 - 19:01 WITA

Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:01 WITA

Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

EKOBIS

Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:01 WITA