Seroja Merah Belajar Pengembangan Ekonomi Kreatif dari Pameran Karya Ikkon Bekraf di Wakatobi

- Penulis

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Direktur Eksekutif Seroja Merah Watopute, Aswat Hanafi, saat menghadiri kegiatan pameran karya ekonomi kreatif di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

i

Direktur Eksekutif Seroja Merah Watopute, Aswat Hanafi, saat menghadiri kegiatan pameran karya ekonomi kreatif di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

panjikendari.com – Semangat Remaja Merangkai Alam Hayat (Seroja Merah), sebuah komunitas kreatif di Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, merasa beruntung diundang menghadiri pameran karya kreatif di Wakatobi baru-baru ini.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif RI berlangsung pada tanggal 6 hingga 8 Oktober 2018,.di Desa Kahianga Pulau Tomia, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan itu merupakan karya kolaboratif antara pelaku kreatif lokal Kabupaten Wakatobi dan tim Ikkon (inovatif dan kreatif melalui Kolaborasi Nusantara).

Komunitas Seroja merah dihadiri langsung oleh direktur eksekutifnya, Aswat Hanafi. Ia menyatakan sangat terinspirasi dan banyak belajar dari penyenggaraan pameran karya tersebut.

Menurut dia, potensi Kabupaten Muna sebenarnya tidak kalah dengan Kabupaten Wakatobi, sehingga hal serupa dirasakan mampu untuk dilaksanakan juga oleh berbagai pelaku kreatif di Kabupaten Muna.

“Akan tetapi diperlukan pendampingan dan perhatian secara serius oleh pemerintah daerah,” kata Aswat.

Pelaku kreatif selama ini, kata Aswat, masih kurang mendapatkan perhatian oleh pemerintah sehingga perkembangannya masih kurang optimal dalam mendukung perkembangan pariwisata, sebagai sektor yang berkorelasi langsung.

Aswat menceritakan, pameran kreatif di Wakatobi baru-baru merupakan kegiatan puncak dari tim Ikkon 2018 Wakatobi sebagai bagian dari upaya Bekraf dan Pemda Wakatobi untuk mengembangkan kualitas produk ekonomi kreatif, serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku kreatif serta menumbuhkembangkan jaringan kolektif pelaku ekonomi kreatif.

Pameran karya bertajuk Kreatifemba (kreatif dari bambu) tersebut dilaksanakan dengan mengusung tema “lokalitas, kreatifitas, kolaborasi” dengan menghadirkan hutan bambu sebagai media/lokasi pameran.

Dibuka oleh Wakil Ketua Badan Ekonomi Kreatif RI, Riky Pesik, didampingi Bupati Wakatobi H Arhawi SE serta segenap jajaran muspida Kabupaten Wakatobi.

Seorang Antropolog dari Tim Ikkond2018 Bekraf RI, Munanta, menyampaikan, ada tiga hal menjadi aspek kunci pengembangan ekonomi kreatif.

Pertama; ide lokalitas, yang mengacu pada perlunya untuk mengangkat kearifan dan potensi lokal sebagai sumber inspirasi dan ide dalam mengusung karya. Kedua; proses kreatifitas dan kolaborasi, merupakan proses yang secara sadar dan kolektif harus dilakukan oleh tiap pelaku kreatif dalam berkarya.

Ketiga; ide kreatif, akan selalu bersumber dari lingkungan sekitar, dan tak jarang berasal dari masalah yang kita hadapi, dan tentu harus dikerjakan secara kolaboratif dan kolektif antara masyarakat, dan pelaku kreatif.

Munanta menjelaskan, keunikan budaya dan kearifan lokal yang masih tetap terjaga pada masyarakat Wakatobi menjadi gagasan utama dalam penyusunan ide desain dan inovasi pengembangan produk antara Ikkon dan pelaku kreatif Kabupaten Wakatobi.

Makanya, dalam kegiatan tersebut dipamerkan berbagai produk, diantaranya produk dari anyaman bambu Desa Kahiyanga Tomia, produk fashion dari kain tenun khas daerah dari Kelurahan Waha Tomia, Parang Sowa dari Desa Sowa Binongko, Dokumentasi dan Pameran Fotografi Desa Tenun Pajam Kaledupa, Hedongka Project dari Komunitas Katutura Desa Kulati Tomia, serta kolaborasi Sanggar Tari Puncak Tindoi Wangi-Wangi dan kontemporasi tarian khas Sajomoane bersama La Ode Dulu Desa Usuku.

Penulis: Ali Zahal
Editor : Sarfiayanti

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital
Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional
Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060
Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026
Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy
Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026
Yusuf Rimbose Bagikan 200 Bibit Kelapa kepada Warga Lahumoko

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WITA

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 16:37 WITA

Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WITA

Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal

Berita Terbaru