PD Pasar Kendari Akan Segel Los di Sejumlah Pasar

- Penulis

Rabu, 10 Oktober 2018 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar (kiri).

i

Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar (kiri).

panjikendari.com – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari akan melakukan penyegelan terhadap los-los tidak aktif di sejumlah pasar yang dikelolanya. Penyegelan dilakukan menyusul tidak diindahkannya peringatan pihak PD Pasar.

Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar menyampaikan, banyak los atau kios di pasar-pasar dalam kota yang dikelola PD Pasar tidak digunakan sebagaimana mestinya. Para pedagang yang mengklaim sebagai losnya membiarkannya begitu saja tanpa ada aktivitas.

Bagi Asnar, los-los ‘mati’ seperti itu sangat merugikan karena dianggap menelantarkan aset daerah. “Sementara, kita berharap los-los yang ada bisa dimaksimalkan fungsinya,” terang Asnar, kepada panjikendari.com, Rabu, 10 Oktober 2018.

Selain itu, terang Asnar, los-los kosong di pasar sangat berpotensi menjadi temuan BPK karena dianggap sebagai piutang dari iuran Pemanfaatan Kekayaan Daerah (PKD) yang harus dibayar oleh pedagang setiap hari.

Asnar mengatakan, pihaknya selalu memperingatkan para pedagang yang menguasai los kosong tersebut untuk difungsikan. Peringatannya secara tertulis dan lisan. “Kita juga umumkan lewat toa (pengeras suara) di pasar. Tapi mereka tetap bandel,” kesal Asnar.

Karena tetap bandel sehingga Asnar akan menurunkan tim yang bertugas melakukan penyegelan, dan selanjutnya akan diambil alih oleh PD Pasar untuk diberikan kepada pedagang lain yang membutuhkan los.

Menurut Asnar, banyaknya los kosong di pasar karena para pedagang masih berpegang dengan paradigma lama, bahwa los bisa diklaim begitu saja dan menjadi hak milik pedagang.

Sehingga, kata Asnar, banyak pedagang yang menguasai los hanya untuk sekedar berinvestasi. “Mereka kontrakkan kepada pedagang lain. Bahkan ada yang jual kembali kepada yang lain. Ini yang keliru,” terang Asnar.

Asnar menjelaskan, sebenarnya para pedagang tidak berhak memiliki los. Semua los yang ada, berstatus pinjam pakai. Para pedagang hanya meminjam los dengan membayar iuran PKD setiap hari. Besaran iuran PKD dihitung berdasarkan luas los.

Baca Juga  Dampak Tarif Trump: XRP dan Pasar Kripto Kembali Terguncang

Selain los kosong, lanjut Asnar, ‘penyakit’ lain yang ditemukan di lapangan adalah adanya oknum-oknum aparat yang mengklaim beberapa los lalu menyewakannya kepada pedagang dengan harga mahal.

“Itu kita temukan di Pasar Baruga. Dan kita tidak diamkan. Kita tindaki sesuai mekanisme yang ada,” terang Asnar.

Mengenai rencana penyegelan tersebut, Asnar mengaku, pihaknya sudah menginventarisasi los-los kosong yang akan disegel. Dari enam pasar yang dikelola PD Pasar Kendari, yakni, Pasar Baruga, Anduonohu, Lapulu, Wayong, Punggolaka, dan Pasar Nambo, yang paling banyak los kosong ada di Pasar Lapulu.

Karena itu, sebut Asnar, aksi penyegelan akan dimulai dari Pasar Lapulu, dilanjutkan di lima pasar lainnya, diluar Pasar Sentral Wuawua dan Pasar Sentral Kota Kendari karena masih dikelola pihak Pemkot dan belum diserahkan kepada PD Pasar.

Penulis: Jumaddin Arif

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra
Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen
KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang
Dari Karya ke Aksi Nyata: Caleb, Siswa BINUS SCHOOL Simprug Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan dan Satwa Langka Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WITA

Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:57 WITA

VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:15 WITA

Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra

Berita Terbaru