Respons Damkar Lamban, Pemuda Mubar Desak Bupati Copot Kasat Pol PP

- Penulis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 23:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laworo – Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat merasa geram atas lambannya penanganan kebakaran yang terjadi di berbagai wilayah Kabupaten Muna Barat.

Rasa geram tersebut muncul akibat lambatnya penanganan kebakaran yang dilakukan oleh pemadam kebakaran (Damkar) pada sebuah kebakaran hebat yang menghanguskan rumah panggung milik La Ntaano (70) dan Wa Lubi (60) di Desa Wuna, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, pada Jumat, 7 Maret 2025 sore.

Pasalnya, kejadian serupa sudah sering terjadi di berbagai wilayah Muna Barat, di antaranya di Desa Latawe, Kecamatan Napano Kusambi, pada 14 Agustus 2024 dengan kerugian Rp1,5 miliar, di Desa Bakeramba, Kecamatan Kusambi, pada 6 September 2024 dengan kerugian Rp350 juta, serta di Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa, pada 27 Oktober 2024 yang menyebabkan pemilik rumah meninggal dunia.

Merespons hal tersebut, pemuda Muna Barat, Rahman, mendesak Bupati Muna Barat untuk mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Muna Barat karena memiliki banyak catatan merah atas kinerja buruk pemadam kebakaran yang sering lamban dalam menangani kebakaran di Muna Barat.

“Lambannya respons pemadam kebakaran atas berbagai insiden kebakaran di Mubar menunjukkan kinerja buruk Kasat Pol PP. Dengan catatan merah ini, saya mendesak Kasat Pol PP untuk dicopot dari jabatannya,” ujar Rahman pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Mantan Menteri Pergerakan BEM FIB UHO itu menegaskan bahwa akibat lambannya penanganan kebakaran di Muna Barat telah banyak memakan korban dan mengakibatkan kerugian besar secara materi. Hal ini seharusnya menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah dalam mengatasi kejadian darurat seperti ini.

“Akibat lambannya penanganan kebakaran telah banyak menyebabkan kerugian besar secara materi bahkan telah memakan korban,” tegasnya.

Baca Juga  3.625 Siswa di Muna Barat Akan Terima Beasiswa PIP

Ia juga berharap Bupati Mubar melakukan tindakan perbaikan sistem penanganan kebakaran di Mubar untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Keamanan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, dan pemerintah daerah wajib memastikan kesiapan pemadam kebakaran dalam menghadapi bencana kebakaran,” pungkasnya.

Reporter: Gogon

 

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru