Mahasiswa FKIP UHO Geruduk DPRD Sultra, Tolak Efisiensi Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025 - 23:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari – Ratusan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO), 26 Februari 2025, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan. Selain itu, mahasiswa juga menuntut evaluasi terhadap program makan bergizi gratis serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UHO, Ferlin Muhammad Nur atau yang akrab disapa Piter, menegaskan bahwa mahasiswa tidak menolak efisiensi anggaran secara keseluruhan. Namun, mereka keberatan jika anggaran pendidikan dan kesehatan ikut terkena pemangkasan.

“Kami sepakat dengan efisiensi anggaran, tetapi kami keberatan jika pendidikan dan kesehatan ikut dipangkas. Pendidikan adalah senjata utama kita untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” ujar Piter dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa sempat menunjukkan kekecewaan setelah mengetahui bahwa Ketua DPRD Sultra tidak berada di tempat. Mereka berharap aspirasi yang mereka suarakan dapat langsung disampaikan kepada Ketua DPRD.

Sebagai respons, Ketua Komisi III DPRD Sultra, Suwandi Andi, menemui para demonstran dan menawarkan untuk menindaklanjuti tuntutan mereka.

“Saya akan membuat surat resmi untuk mengirimkan aspirasi ini ke pusat, tetapi akan lebih baik jika surat tersebut disaksikan langsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pimpinan,” kata Suwandi.

Awalnya, mahasiswa bersikeras hanya ingin berdialog langsung dengan Ketua DPRD. Namun, setelah negosiasi, disepakati bahwa mereka akan dihubungi kembali untuk menggelar RDP setelah Ketua DPRD kembali ke daerah.

Suwandi juga menegaskan bahwa mahasiswa harus terus bersuara dalam menolak efisiensi anggaran, terutama di sektor pendidikan. Menurutnya, pemangkasan anggaran pendidikan dapat merugikan banyak pihak dan berpotensi menghambat pencapaian Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  Jelang Pilkada Muna, Rajiun-La Pili Janjikan PKH Plus

Aksi yang dilakukan oleh KBM FKIP UHO ini berlangsung tertib dan damai tanpa adanya tindakan anarkis. Sikap disiplin para mahasiswa mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menunjukkan bahwa demonstrasi dapat berjalan dengan tertib tanpa kekerasan.

Mahasiswa FKIP UHO berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga ada kejelasan terkait kebijakan efisiensi anggaran yang mereka nilai merugikan dunia pendidikan dan kesehatan. (*)

Penulis: Abar

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi
Kepala BB Sultra Sapa Siswa SMAN 2 Kendari Bawa Pesan Mendikdasmen
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 1 April 2026 - 20:50 WITA

Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:34 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Berita Terbaru