Pemkot Kendari Kembangkan Padi Organik Owoha

- Penulis

Senin, 30 Agustus 2021 - 23:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, sedang melakukan panen raya di persawahan Amohalo, Kecamatan Baruga.

i

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, sedang melakukan panen raya di persawahan Amohalo, Kecamatan Baruga.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini sedang mengembangkan padi organik seluas 450 hektare yang terletak di kawasan persawahan Amohalo Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.

“Saat ini kita lagi fokus untuk mengembangkan padi atau beras organik, yaitu beras yang tidak mengandung zat kimia berbahaya. Penggunaan pestisida kimia dan pupuk kimia dalam budidaya padi organik diganti dengan pemakaian pestisida dan pupuk organik, sehingga pertanian organik tidak lagi mengandalkan pestisida kimia semata tetapi menggunakan pestisida hayati,” kata Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, Senin, 30 Agustus 2021.

Disebutkan, pertanian organik yang dikembangkan tersebut disebut padi Organik Owoha, yang diharapkan nantinya menjadi komoditas unggulan pertanian Kota Kendari.

“Pengembangan beras organik sangat penting agar hasil produksi petani memiliki ciri khas tersendiri dan menambah nilai jual hasil panen petani di Kawasan Amohalo Baruga. Selain dapat meningkatkan kesejahteraan petani, produksi beras Owoha dapat mewujudkan ketahanan pangan,” katanya.

Ia mengatakan, areal tanam padi organik tersebut masih terbatas untuk lokasi Amohalo, dan masih bisa dikembangkan lagi luasannya, baik itu di kawasan persawahan Amohalo maupun di kawasan Persawahan Labibia Kecamatan Mandonga.

“Produktivitas padi organik Owoha ini bisa mencapai 4-5 ton gabah kering giling per hektare,” katanya.

Menurutnya, untuk mendukung produksi padi organik tersebut maka pihaknya melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kendari telah menyalurkan bantuan bibit, pupuk, dan alsintan.

“Selain memberikan bantuan bibit, pupuk dan alsintan, kami juga memberikan pendampingan melalui para tenaga penyuluh pertanian,” katanya. (man)

Facebook Comments
Baca Juga  MENCETAK PEMUDA CERDAS DAN BERTAKWA

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru