Kota Kendari Raih Peringkat Tiga MCP dari KPK

- Penulis

Sabtu, 24 Juli 2021 - 12:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Kendari rapat koordinasi dengan Satgas Korsupgah KPK wilayah IV bersama asosiasi pengembang perumahan, Rabu, 14 April 2021.

i

Pemkot Kendari rapat koordinasi dengan Satgas Korsupgah KPK wilayah IV bersama asosiasi pengembang perumahan, Rabu, 14 April 2021.

Panjikendari.com – Satu lagi prestasi yang diraih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara. Dibawa kendali Sulkarnain Kadir sebagai wali kota, Pemkot Kendari berhasil meraih peringkat ke-3 dalam capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK secara Nasional dengan skor 58,04%.

Atas raihan tersebut, Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir, mengapresiasi jajarannya sekaligus mengingatkan agar benar-benar menggambarkan kinerja Pemkot Kendari.

“Tentu kita apresiasi capaiannya, tetapi harus diingat bahwa ini adalah capaian sementara dan yang paling penting lagi substansi capaiannya harus benar-benar menggambarkan kinerja seluruh OPD dan bagian yang menjadi acuan/ indikator penilaian MCP,” ujar Sulkarnain, Jumat, 23 Juli 2021.

Sulkarnain juga memberikan semangat kepada jajarannya untuk selalu menjaga kesehatan dan bekerja melayani masyarakat dengan ikhlas.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari, Hj. Siska Karina Imran juga turut memberikan ucapan selamat atas prestasi MCP yang diperoleh Pemkot.

“Selamat atas capaian MCP yang diperoleh Kota Kendari, Semoga upaya dalam memerangi korupsi bisa semakin baik tentunya dengan perbaikan pada 7 item penilaian,” kata dokter Siska.

Lebih lanjut, Siska berharap, melalui capaian tersebut kualitas pelayanan terhadap masyarakat bisa semakin baik dan jauh dari tindak pidana korupsi.

“Tentunya nilai ini masih harus terus diperbaiki agar kualitas layanan terhadap masyarakat bisa semakin baik dan jauh dari tindak pidana korupsi. Meskipun kita tahu bersama nilai bukan tujuan akhir kita, tapi bagaimana memperbaiki layanan agar lebih baik dalam menciptakan Good Governance. Terkhusus untuk jajaran Inspektorat Kota kendari semangat terus dalam bekerja,” katanya.

Ungkapan syukur atas capaian tersebut juga datang dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Hj. Nahwa Umar. Menurutnya, melalui MCP dapat memacu jajaran Pemkot untuk terus berinovasi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah pandemi.

Baca Juga  Pelajar Sultra Bersaing Ubah Sampah Jadi Karya Estetik, SMAN 4 Kendari Borong Dua Penghargaan

“Alhamdulillah, semoga melalui capaian ini membuat kita lebih meningkatkan kinerja dan tidak berpuas diri, justru harus lebih ditingkatkan lagi terutama dalam berinovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ditengah Pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Nahwa Umar mengucapkan terima kasih kepada Tim Korsupgah KPK yang telah banyak membantu Pemerintah Kota Kendari.

“Yang pertama kami sampaikan terima kasih banyak pada Tim Korsupgah KPK yg telah banyak membantu peningkatan inovasi di 7 bidang MCP, terkhusus peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Yang Kedua, Terima kasih telah memberikan pembelajaran yang berharga tentang mekanisme pemberantasan korupsi secara terstruktur ditubuh ASN,” ujarnya.

Ditemui di ruang kerjanya, Inspektur Kota Kendari, Syarifuddin, menjelaskan, capaian ini merupakan hasil penilaian per tanggal 23 Juli 2021, yang bisa saja mengalami perubahan, tergantung pemenuhan indikator keberhasilan pada masing-masing area intervensi penilaian Korwil IV Korsupgah KPK-RI.

“Pencapaian hasil sementara ini adalah berkat kerja keras dan komitmen dari seluruh OPD, baik yg terkait langsung maupun tidak langsung dengan aksi pencegahan korupsi terintegrasi Kota Kendari Tahun 2021” ujarnya.

Inspektur Kota Kendari, Syarifuddin berharap, ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari senantiasa konsisten dan berkomitmen membudayakan antikorupsi.

“Semoga semangat kebersamaan ini senantiasa konsisten dan berkomitmen membudayakan antikorupsi di lingkungan Pemerintah Kota Kendari yang meliputi 7 area intervensi, yaitu: Perencanaan Penganggaran, Perizinan, Pengadaan Barang Jasa, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi PAD dan Manajemen Aset,” tutupnya.

MCP adalah informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (Korsupgah) yang dilaksanakan oleh seluruh Pemda di seluruh Indonesia meliputi 8 area intervensi. (jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru