Panjikendari.com – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, melaunching gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA) yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama para kepala daerah se-Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Pantai Nambo, Kamis, 17 Juni 2021.
Dalam kesempatan itu, Sulkarnain mengatakan, ujian pandemi Covid-19 menghadapkan pada situasi yang cukup berat, namun cobaan ini perlu dipandang sebagai cara Tuhan untuk menyadarkan manusia.
“Benar saat ini kita diperhadapkan pada tantangan yang cukup berat, bukan berarti kita tidak bisa melakukan apa-apa. Pandemi ini hadir tentu tidak hanya menghadirkan sebuah persoalan bagi kita, namun perlu kita pandang sebagai cara Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menyadarkan kita sekaligus menantang kita untuk menjawab persoalan ini,” kata Sulkarnain.
Ia mengakui, musibah pandemi Covid-19 ini berdampak pada situasi ekonomi termasuk dunia pariwisata, namun sebagai pemimpin yang punya tanggung jawab Sulkarnain mengatakan, tidak boleh menyerah dan lepas tangan. Menurutnya, di situasi inilah para pemimpin harus menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Bagaimana mencari peluang, membaca situasi, mencari solusi serta melakukan terobosan agar kita bisa keluar dari situasi ini,” imbuhnya.
“Kami Pemerintah Kota Kendari menyadari hal tersebut. Dari awal pandemi ini hadir, kita terus berupaya bagaimana merespons cepat situasi dan kondisi masyarakat, menjawab sesegera mungkin apa yang diharapkan masyarakat. Olehnya sejak Maret 2020 kami segera membentuk Tim Gugus Tugas untuk memastikan masyarakat dapat terlindungi,” ujarnya.
Mengakhiri sambutanya Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir berharap melalui kolaborasi pada kegiatan Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA) ini, dapat memperkenalkan potensi daerah .
“Kami Pemerintah Kota Kendari Insya Allah berkomitmen, akan bersungguh-sungguh menghidupkan semua potensi yang ada untuk kita perkenalkan kepada khalayak,” tegasnya. (man)








