Panjikendari.com – Sudah lebih tiga bulan para pelajar di Kota Kendari diliburkan dari sekolah. Pandemi Covid-19 membuat seluruh aspek kehidupan terganggu, tak terkecuali satuan pendidikan.
Seluruh anak didik diimbau untuk belajar dari rumah dengan dampingan orang tua. Meski tidak melalui ujian layaknya tahun-tahun sebelumnya, namun para pelajara dinilai memiliki kemampuan akademik yang cukup baik.
Terbukti tahun 2020 ini kelulusan siswa mencapai 100 persen. Artinya sebanyak 5.177 siswa dari 40 sekolah dinyatakan lulus. Informasi kelulusan siswa diumumkan pada 5 Juni 2020.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, Muchdar Alimin mengatakan, 40 SMP tersebut terbagi atas 22 SMP negeri dan 18 swasta.
Kata Muchdar, pengumuman kelulusan disampaikan secara daring oleh pihak sekolah sejak pagi hingga sore hari, untuk mengantisipasi agar para pelajar tidak keluar dan turun ke jalan raya menggelar konvoi dan aksi coret-coret baju yang sangat merugikan dan membahayakan.
“Saat dikonfirmasi ke kepala sekolah, rata-rata pengumuman SMP di Kendari sore hari, itu pun dilakukan secara online, lewat group WhatsApp orang tua dan sekolah, Messenger, dan aplikasi lainnya,” jelas Muchdar Jumat, 5 Juni 2020.
Muchdar mengimbau agar siswa yang baru lulus senantiasa mempersiapkan diri dengan baik untuk mendaftar di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada 22 Juni 2020 mendatang.
Ia berharap, siswa yang lulus tetap tenang berada di rumah, tidak keluar rumah melakukan kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua dan orang di sekitarnya.
“Lebih baik lagi jika seragam sekolahnya disumbangkan kepada adik-adik kelasnya. Agar dapat membantu bagi yang membutuhkan dan tentu lebih bermanfaat,” pungkasnya. (din/fya)







