Kendari, Panjikendari.com – Suasana Sport Center ASR Kendari tampak meriah sejak Kamis pagi, 2 Oktober. Ribuan anak berseragam RA bersama orang tua mereka memadati arena. Dengan meja-meja kecil yang tersusun rapi, kuas dan canting di tangan mungil, mereka larut dalam kegiatan membatik.
Sebanyak 1.100 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara hadir untuk mengikuti Gerakan Nasional RA Membatik (Gernasratik). Acara ini disiarkan secara langsung ke seluruh Indonesia, menampilkan semangat anak-anak Bumi Anoa dalam melestarikan budaya bangsa.
Ketua panitia, Suliyani Soekarno Mardan, S.Pdi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran budaya sejak dini. “Kami ingin menanamkan rasa cinta terhadap batik kepada anak-anak, karena batik bukan sekadar kain bergambar, melainkan warisan budaya yang sarat makna filosofis dan nilai luhur,” jelasnya.

Di tengah keceriaan anak-anak yang sibuk dengan kuas dan pola batik mereka, Ketua IGRA Sultra, Hj. Irna Elyza S.Psi.,M.Pd. menekankan nilai pendidikan yang terkandung dalam membatik. “Anak-anak belajar tentang kesabaran, ketelitian, kreativitas, sekaligus kerja sama. Semua ini akan membentuk karakter mereka, menumbuhkan cinta tanah air, dan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala RA An Nisa Muslimat NU, Kasri, S.Pd., M.Pd. menilai kegiatan ini sangat positif untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap budaya Indonesia. “Antusias anak-anak didik sangat luar biasa, semoga ke depan lebih banyak lagi gagasan dan ide-ide IGRA untuk menyelenggarakan kegiatan pengembangan potensi anak didik RA,” harapnya.
Tak hanya guru dan orang tua, apresiasi juga datang dari pemerintah daerah. Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, Dra. Herawati Muchlisi, yang hadir dalam kegiatan ini, mengaku bangga dan berharap ke depan kegiatan serupa bisa lebih berkembang. “Kami sangat mengapresiasi Gernasratik. Harapan kami, bukan hanya membatik, tetapi juga mengangkat tenun, yang merupakan kekhasan budaya lokal Sulawesi Tenggara,” tuturnya.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sultra, Ny. Nurna Saleh, Kasubag TU Kemenag Kota Kendari, Paharuddin, serta pengawas RA Kota Kendari Ibu Hj. Afiatin dan Hj. Haerani serta Ketua PD IGRA Kota Kendari Suharlin, S.Pdi.
Kehadiran mereka semakin menambah dukungan terhadap upaya menanamkan kecintaan budaya sejak usia dini.
Keceriaan anak-anak, wajah-wajah sumringah para orang tua, serta deretan kain batik hasil karya mereka menutup acara dengan nuansa hangat. Gernasratik di Kendari kali ini bukan sekadar kegiatan membatik, tetapi juga momentum membangun jembatan budaya dari generasi ke generasi. (Fya)







