Panjikendari.com – Kawasan Muna Timur Raya (Mutiara) terus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.
Sebagai rool mode pengembangan Science Techno Park (STP) transmigrasi nasional, pemerintah pusat melalui Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, kembali mengalokasikan dana sebesar Rp 15 miliar untuk pembangunan 100 unit rumah transmigrasi yang terletak di Desa Raimuna, Kecamatan Maligano.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Transnaker) Muna, Fajaruddin Wunanto menyampaikan, proses pembangunan 100 unit rumah itu, saat ini sudah mencapai 70 persen.
“Sebenarnya, tahun ini pembangunan rumah Transmigrasi lebih dari 100 unit. Hanya karena Covid-19, maka porsinya dibatasi,” ungkap Fajar.
Menurut dia, disamping pembangunan perumahan, kawasan Mutiara juga keciprat dana afirmasi sebesar Rp 2,5 miliar untuk pembangunan jalan lingkar Kecamatan Pasirputih jalur Labulawa-Pola.
Totalnya, sepanjang 4,5 kilometer.
“Nantinya, semua akses jalan yang ada di Muna Timur akan dirampungkan,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Fajar, pengaspalan jalan juga akan dikerjakan di Desa Wandiri dan Desa Pohorua pada 2021 mendatang. Untuk wilayah Wandiri porsinya senilai Rp 1,6 miliar. Sementara, Pohorua sekitar Rp 2,5 miliar.
“Untuk tahun depan juga kita telah mengusulkan pembangunan rumah transmigrasi di Desa Pure, Kecamatan Wakorumba Selatan (Wakorsel) dengan total anggaran mencapai Rp 30 miliar,” katanya. (win)








