Geger, Bocah 7 Tahun di Muna Dipatuk Ular Piton Sepanjang 7 Meter

- Penulis

Rabu, 1 Mei 2019 - 18:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Ular piton yang sempat menggigit seorang bocah di Desa Wali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Rabu, 1 Mei 2019.

i

Ular piton yang sempat menggigit seorang bocah di Desa Wali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Rabu, 1 Mei 2019.

panjikendari.com – Warga Desa Wali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, digegerkan dengan munculnya ular piton yang sempat mematuk seorang bocah perempuan 7 tahun bernama Wa Silimi.

Camat Watopute, Ali Fakara, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menceritakan, pada Rabu petang tadi, 1 Mei 2019, sekitar pukul 15.30 Wita, Wa Silimi bersama kedua orangtuanya hendak pergi ke kebun di pegunungan Wasirikamba, tepatnya di belakang kampung Desa Wali.

Di perjalanan, Wa Silimi yang berada paling depan berjalan sambil berlari-lari kecil. Tetiba, putri pasangan La Halimi dan Wa Nuru alias Wa Nisa tersebut dipatuk ular tepat di bagian kaki kanannya.

Korban sempat jatuh karena terseret. Saat itu, ular sudah pada posisi menindis korban, namun belum sempat melilit. La Halimi yang saat itu berjalan di belakang anaknya langsung sigap menolong putrinya.

Ular yang belakangan diketahui berjenis kelamin betina tersebut langsung ditebasnya dengan menggunakan parang yang dipegangnya. Seketika, ular melepas gigitannya yang sudah menancap di kakinya.

Melihat drama penyelamatan tragis itu, istri La Halimi berteriak meminta tolong pada warga sekitar. Saat itu juga, warga berdatangan di tempat kejadian untuk memberikan pertolongan.

“Panjangnya (ular) 7 meter. Saya baru saja antar korban ini, di RSU Raha,” terang Ali Fakara, saat dihubungi melalui selulernya.

Menurut Ali Fakara, dalam perjalanan ke RSU Raha, kaki kanan korban terus mengeluarkan darah. Kendati demikian, korban masih sempat menceritakan kronologis kejadiannya kepada Camat Watopute.

Ali Fakara menuturkan, sejatinya, La Halimi bersama istri dan anaknya hendak pergi ke kebun untuk menjaga tanaman jagungnya yang sudah mulai menguning. Tapi naas, dalam perjalanan, mereka dihadang oleh ular piton. (jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Ketua Komisi I Tantang Wakil Ketua DPRD Muna Mengadu ke BK

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?
Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Senin, 26 Januari 2026 - 07:34 WITA

Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

Senin, 26 Januari 2026 - 07:31 WITA

Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap

Berita Terbaru