Dua Jam Diguyur Hujan, Rumah Warga di Ibukota Bombana Terendam Banjir

- Penulis

Senin, 17 Februari 2020 - 14:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah ruas jalan di Bombana terendam banjir.

i

Sejumlah ruas jalan di Bombana terendam banjir.

panjikendari.com, Rumbia- Akibat diguyur hujan selama kurang lebih dua jam lamanya, sejumlah rumah warga di ibukota Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara direndam banjir, Senin, 17 Februari 2020.

Akibatnya, sejumlah barang berharga milik warga mengalami kerusakan karena terendam air. Selain rumah warga, sejumlah ruas jalan di ibukota daerah penghasil emas ini juga ikut tergenang.

Pantauan panjikendari.com, banjir terjadi karena meluapnya anak sungai yang melintasi pemukiman warga. Disamping itu drainase di sepanjang ruas jalan yang tidak mampu menampung debit air kala hujan turun.

Jusran (30), warga yang menjadi korban banjir menuturkan, banjir tersebut merusak sejumlah barang milik warga setempat.

“Kita lihat sendiri saja pak, ini kursi-kursi sofa basah mi semua. Biasanya tidak sampai ji di dalam rumah, tapi hari ini meluap betul,” ujarnya.

Warga Kelurahan Doule lainnya, Fadel (40) mengaku, banjir semacam ini sudah sering terjadi setiap tahunnya. Kendati begitu dirinya tetap bertahan di rumah miliknya meski setiap tahunnya selalu jadi korban banjir.

“Sudah biasa mi banjir di sini. Setiap tahun kita selalu jadi langganan banjir,” ucap Fadel sambil berlalu membereskan barang-barangnya.

Menanggapi terjadinya bencana banjir ini, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bombana, Muhamad Yunus mengaku, pihak BPBD saat ini sedang meninjau lokasi banjir di sejumlah titik yang ada di ibukota tersebut.

Yunus menjelaskan, banjir ini merendam sejumlah kelurahan di ibukota seperti kelurahan Lampopala, Doule, dan Kasipute.

“Sementara kami masih lakukan peninjauan di kelurahan Lampopala bersama pak kepala badan, selesai disini kita akan tinjau lagi Kelurahan Kasipute dan Doule. Untuk kerugian warga akibat bencana ini belum dapat kami taksir,” ungkap, Yunus. (ari/jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Posko Gugus Tugas Sultra Mengintegrasikan Penanganan Covid-19

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?
Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Senin, 26 Januari 2026 - 07:34 WITA

Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

Berita Terbaru