panjikendari.com – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) terus melebarkan sayapnya ke daerah-daerah. Setelah sukses terbentuk di 18 provinsi di Indonesia, AMSI kini hadir di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pada Sabtu, 15 Februari 2020, bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari, AMSI Sultra resmi dideklarasikan. Hadir dalam momen bersejarah itu pengurus AMSI Pusat Machroni Kusuma dan Upi Asmaradhana.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari Zainal A Ishaq dan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tenggara Asdar Zuula serta para pimpinan media siber di Sultra.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra Saifullah.
Dalam sambutannya, Saifullah menyampaikan bahwa kegiatan deklarasi AMSI Sultra telah dilaporkan kepada Gubernur Sultra Ali Mazi yang sedang berada di Jakarta.
Gubernur, kata Saifullah, sangat mengapresiasi pembentukan lembaga perusahaan pers di Sultra, apalagi perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam lembaga tersebut memiliki kekuatan hukum dan menjunjung tinggi profesionalitas.
Ia berharap, kehadiran AMSI di Sultra dapat membantu pemerintah dalam mendorong perusahaan pers di daerah ini menjadi lebih kuat dan dapat menghasilkan karya-karya jurnalistik yang baik sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Ia mengatakan, pers sangat berperan dalam proses pembangunan. Kritik itu penting sepanjang bersifat membangun. “Bapak gubernur selalu terbuka menerima kritikan, yang penting sifatnya membangun. Asal jangan mengkritik privasi, saya kira itu ada etikanya,” kata Saifullah.
Sementara itu, pengurus AMSI Pusat Korwil Indonesia Timur, Upi Asmaradhana menjelaskan, Sultra merupakan daerah yang ke-19 dalam perjalanan pembetukan AMSI di Indonesia.
AMSI sendiri, lanjut Upi, merupakan lembaga nirlaba yang beranggotakan perusahaan media online. AMSI berperan dalam peningkatan kualitas media siber dan peningkatan kapasitas jurnalis media siber.
Ia berharap, siapa pun yang nantinya menjadi ketua AMSI Sultra, sekiranya dapat mengakomodasi semua kepentingan anggota-anggotanya.
Upi juga berharap, kehadiran AMSI dapat menjaga muruah jurnalisme agar tetap berada pada jalur yang semestinya di tengah tantangan perkembangan media siber saat ini.
Pada kesempatan itu, Upi sedikit memberikan gambaran bahwa hingga saat ini, AMSI sudah beranggotakan sebanyak 200 lebih perusahaan media online di seluruh Indonesia.
AMSI sendiri dideklarasikan pada tanggal 18 April 2017 di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat. Ketua AMSI Pusat periode 2017-2020 adalah Wenseslaus Manggut (Kapanlagi Network/Merdeka.com) dan Sekjen Wahyu Dhyatmika (Tempo.co).
Didirikan oleh 26 media top nasional meliputi; Detik.com, Kompas.com, Liputan6.com, Tempo.co, CNNindonesia.com, Kumparan.com, Kapanlagi Network/Merdeka.com, Tribunnews.com, VIVA.co.id, Okezone.com, Thejakartapost.com, Suara.com, Bisnis.com, Republika.co.id, Tirto.id, Dream.co.id, Beritasatu.com, Cumicumi.com, Rimanews.com, Arah.com, Metrotvnews.com, Beritajatim.com, Kabarmakassar.com, Otonomi.co.id, dan Riauonline.co.id.
Sedangkan di Sultra, terdapat 11 media online yang sudah terdaftar di AMSI Pusat, 10 diantaranya menjadi deklarator AMSI Sultra, yaitu, zonasultra.com, tegas.co, lenterasultra.com, sultrapedia.id, kendarinesia.com, inilahsultra.com, mediacakrawalanews.com, sultrakini.com, bumisultra.com, dan panjikendari.com.
Direktur Sultrakini.com, M Djufri Rachim, didaulat menjadi Ketua AMSI Sultra periode 2020-2023 dengan cara aklamasi melalui Konferensi Wilayah (Konferwil) I AMSI Sultra, jabatan Sekretaris diisi oleh Nuryadi (Lenterasultra.com) dan Bendahara Ahmad Nizar (Sultrapedia.com).
Ketua AMSI Sultra terpilih, M Djufri Rachim, menyatakan siap mengemban amanah yang telah diberikan.
Pasca-Konferwil ini, kata Djufri, AMSI Sultra akan menyusun kepengurusan dengan mengakomodir perusahaan-perusahaan media yang sempat hadir dalam deklarasi tersebut.
“Alhamdulillah, antusias para pemilik media cukup tinggi untuk bergabung di AMSI Sultra. Terbukti banyak owner yang hadir dan menyatakan keinginannya untuk bergabung, baik dalam Kota Kendari maupun dari daerah (luar Kota Kendari). Mereka sudah bawa dokumen perusahaannya masing-masing, kita tinggal verifikasi dan registrasi saja, lalu kita masukkan dalam struktur kepengurusan,” kata Djufri.
Setelah itu, lanjut dia, pihaknya akan mengagendakan untuk kegiatan pelantikan pengurus dan rapat kerja. (jie)








