KENDARI, Panjikendari.com – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Sulawesi Tenggara sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra, Rabu, 9 Juli 2025. Muswil kali ini tak hanya menjadi forum pertanggungjawaban pengurus lama, tetapi juga ajang estafet kepemimpinan untuk masa bakti 2025–2028.
Dari proses musyawarah formatur yang terdiri dari lima orang, H. Mahmud Alhabsyi, General Manager Hotel Zahra Syariah Kendari, terpilih sebagai Ketua MES Sultra periode 2025–2028. Sementara itu, Direktur PT. Aufa Corp Action, La Ode Rakhmad Darmawan, ditetapkan sebagai sekretaris.
Pemilihan dilakukan melalui mekanisme formatur yang telah disepakati dalam tata tertib Muswil. Dua calon diajukan: H. Mahmud Alhabsyi dan La Ode Rakhmad Darmawan. Hasil musyawarah lima formatur menetapkan Mahmud sebagai ketua, menandai awal kepemimpinan baru dalam mendorong penguatan ekonomi syariah di Sultra.
Muswil yang mengangkat tema “Mendorong Perluasan Ekosistem Ekonomi Syariah di Sulawesi Tenggara” ini diikuti oleh 115 peserta dari berbagai elemen pendukung ekonomi syariah. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Bank Indonesia, OJK, Bank Muamalat, Bank Syariah Indonesia (BSI), Komunitas TDA, SATGAS BPJPH, BPOM, pelaku UMKM, organisasi Islam, serta kalangan akademisi.
Dalam sambutannya, H. Mahmud Alhabsyi menyampaikan bahwa MES Sultra akan fokus memperkuat literasi, edukasi, serta menjembatani berbagai pihak dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kokoh.
“MES Sultra dibentuk agar penetrasi ekonomi syariah dapat berjalan lebih cepat di wilayah ini. Langkah strategis kami adalah memperkuat literasi dan edukasi, serta membangun kolaborasi antarelemen dalam ekosistem ekonomi syariah,” ujarnya.
Sementara itu, dalam laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, dipaparkan capaian-capaian MES sejak 2019, mulai dari edukasi pasar modal syariah, penguatan perbankan syariah, hingga upaya mendorong pembiayaan syariah di tengah tantangan pandemi COVID-19.
Sebagai langkah awal, pengurus baru akan menyusun struktur lengkap kepengurusan, menyiapkan agenda pelantikan, serta menggelar rapat kerja untuk merumuskan program-program strategis MES Sultra ke depan.
Muswil 2025 ini diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat sinergi sektor keuangan syariah, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun ekonomi umat yang inklusif dan berdaya saing. (*)
Editor: Jumaddin







