Menapak Optimisme Ekonomi Sultra di Tahun 2021

- Penulis

Jumat, 1 Januari 2021 - 00:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muh. Fajar Hasan

i

Muh. Fajar Hasan

Oleh: Muh. Fajar Hasan
Ketua Harian Jaringan Indonesia (JARI) Sulawesi Tenggara

Terompet pergantian tahun tak terasa akan menyemarak sebentar lagi. Tahun 2020 akan menjadi lampau, 2021 akan menjemput. Setahun ini Pandemi Covid-19 telah melesukan semuanya, membawa turbulensi perekonomian. Seperti diprediksi sebelumnya oleh Bank Indonesia perwakilan Sultra, ekonomi tumbuh melambat yakni berada pada kisaran 3,9-4,3%.

Pada dasarnya, terdapat dua komponen yang dapat digunakan untuk menghitung pertumbuhan ekonomi di suatu teritori. Kedua komponen tersebut adalah Produk Nasional Bruto dan Produk Domestik Bruto.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Nasional Bruto atas dasar harga berlaku triwulan II-2020 mencapai Rp3.687,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.589,6 triliun.

Sedangkan perekonomian Sulawesi Tenggara triwulan II-2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 31,55 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 22,73 triliun.

Struktur PDRB Sulawesi Tenggara menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2020 tidak menunjukkan perubahan. Struktur PDRB Sulawesi Tenggara masih didominasi oleh empat lapangan usaha utama yaitu Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (25,02 persen), Pertambangan dan Penggalian (20,36 persen), Konstruksi (12,89 persen), dan Perdagangan Besar-Eceran dan Reparasi Mobil-Sepeda Motor (12,48 persen). Lapangan usaha lainnya, masing-masing memiliki kontribusi kurang dari 10 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi triwulan II-2020, komponen ekspor barang dan jasa merupakan komponen dengan sumber pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 3,01 persen.
Pertumbuhan pada komponen ekspor barang dan jasa seiring dengan peningkatan nilai ekspor besi dan baja (fero nikel) yang mempunyai sumbangsih terbesar dalam ekspor di Sulawesi Tenggara yang naik sebesar 18,39 persen. Untuk sumber pertumbuhan tertinggi kedua yaitu komponen impor barang dan jasa sebesar 1,62 persen.

Dominasi Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (25,02 persen) pada struktur PDRB Sulawesi Tenggara menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2020 setidaknya menunjukan peluang tersebut harus dimaksimalkan.

Sultra adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Kakao/coklat, jambu mete, penangkapan ikan tuna/cakalang, industri kayu olahan dan masih banyak lagi.

Ada gejala yang baik diperlihatkan oleh komponen Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (25,02 persen), Pertambangan dan Penggalian (20,36 persen). Keduanya menjadi tameng sekaligus pembangun dalam pertumbuhan ekonomi di Sultra.

Melihat kondisi demikian, kedepannya, dapat diprediksi faktor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Sultra, di antaranya kinerja industri pengolahan yang diperkirakan akan mengalami peningkatan didukung oleh kapasitas produksi smelter dan industri olahan logam yang masih cukup tinggi.

Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah potensi pertanian dan perikanan yang tinggi. Hal ini adalah menjawab kebutuhan pasar dunia untuk mengantisipasi ancaman kelangkaan pangan sebagaimana perkiraan Food and Argiculture Organization (FAO).

Jika dilihat dari kedua jenis komponen tersebut, setidaknya terdapat kolaborasi yang baik antara sumber daya yang sustainable dan tidak. Sektor Pertambangan dan Penggalian memang tidak sustainable, namun mengingat cadangan sumber daya kita masih sangat tinggi, hendaknya terus dimaksimalkan. Sultra merupakan sentral industri nikel yang saat ini disorot bukan hanya di asia, bahkan dunia. Terbukti Pandemi Covid-19 tidak begitu menggoyahkan komponen ini.

Sebagai sumber daya yang sustainable, komponen Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan di Sultra adalah peluang besar. Pangsa pasar semakin terbuka dengan serangkaian kebijakan pemerintah yang sangat mendukung iklim ekonomi. Peluang terbesar Sultra hari ini adalah bagaimana menjawab kebutuhan pangan dunia melalui komponen Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Prediksi FAO terhadap ketahanan dunia adalah ancaman bagi teritori lain, namun menjadi peluang besar bagi Sultra, sebagai sentra pertanian yang kompleks.

Menapak optimisme ini menumbuhkan kerjasama antara seluruh pihak. Hari ini Sultra bisa memainkan peran yang baik dikancah perekonomian domestik. Tak menutup kemungkinan, jika memaksimalkan kedua komponen diatas yakni komponen Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta komponen Pertambangan dan Penggalian, maka bukan tidak mungkin, optimisme kita akan terwujudkan. Kita harus buktikan itu di tahun 2021. (**)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelabuhan Umum Sikeli Direncanakan Jadi Titik Pemuatan Ore, Warga Kabaena Barat Khawatir Jalan dan Permukiman Terdampak
Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital
Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional
Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060
Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026
Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy
Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:32 WITA

Pelabuhan Umum Sikeli Direncanakan Jadi Titik Pemuatan Ore, Warga Kabaena Barat Khawatir Jalan dan Permukiman Terdampak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WITA

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:14 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026

Berita Terbaru