Panjikendari.com, Laworo – Rona bahagia terpancar dari para pelajar di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Sebanyak 3.625 peserta didik di wilayah otorita La Ode M Rajiun Tumada itu menerima beasiswa.
Bantuan belajar diberikan untuk murid SD dan pelajar SMP. Beasiswa tersebut merupakan Program Indonesia Pintar (PIP) usulan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil Sultra Hj. Tina Nur Alam.
Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan oleh Hj Tina Nur Alam didampingi Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada di Kantor Dinas Diknas Kabupaten Muna Barat, Jumat, 21 Agustus 2020.
Beasiswa tersebut merupakan aspirasi yang diusulkan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diperuntukkan untuk peserta didik di Kabupaten Muna Barat.
Sebanyak 3.625 yang menerima beasiswa masing-masing 2.614 murid SD dan 1.013 pelajar SMP. Dana beasiswa akan disalurkan ke rekening penerima melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Tina Nur Alam mengatakan, penyerahan beasiswa tersebut bertujuan untuk mencetak kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Kabupaten Muna Barat sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Muna Barat.
Menurut dia, pemberian beasiswa PIP tersebut merupakan dukungan untuk mewujudkan program pemerintah Mubar dan kepedulian Bupati Muna Barat terhadap dunia pendidikan.
“Pembangunan tanpa ada SDM yang berkualitas maka semua itu akan sia-sia, oleh karena itu generasi kita harus berkualitas karena SDM adalah yang paling utama,” ujar Tina.
Oleh karena itu, Tina Nur Alam mengapresiasi langkah La Ode M Rajiun Tumada yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat selama memimpin Muna Barat.
Tina berharap, beasiswa yang diterima tersebut dapat dimanfaatkan siswa untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.
Sementara itu, Plt. Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, Zamuddin, menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap program beasiswa PIP tersebut. Menurutnya, program beasiswa tersebut memiliki manfaat yang besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Muna Barat.
“Saya harapkan kepada seluruh murid dan wali murid penerima beasiswa ini dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan harus digunakan untuk menunjang kebutuhan pendidikan,” kata Zamuddin. (has)







