Makanan dan Minuman Kedaluwarsa Ditemukan Beredar di Pelabuhan Kendari

- Penulis

Sabtu, 9 Juni 2018 - 15:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Barang bukti minuman kedaluwarsa yang ditemukan pihak KKP Kendari di Pelabuhan Nusantara Kendari. (Foto: dok KKP Kendari)

i

Barang bukti minuman kedaluwarsa yang ditemukan pihak KKP Kendari di Pelabuhan Nusantara Kendari. (Foto: dok KKP Kendari)

panjikendari.com – Bagi masyarakat, khususnya calon penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan Pelabuhan Nusantara Kendari, sepertinya harus teliti dalam membeli makanan dan minuman di wilayah pelabuhan.

Pasalnya, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kendari menemukan beberapa jenis biskuit dan berbagai merek minuman kedaluwarsa atau ekspayer diperjualbelikan di Pelabuhan Nusantara Kendari.

Informasi ini diketahui saat Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo bersama asisten Ombudsman Sultra Nazaruddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan Nusantara Kendari

Kepala Seksi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah KKP Kendari, Wahyuni Harti Thamrin, mengungkapkan, sejak bertugas pada H-15 Idulfitri, pihaknya menemukan sejumlah minuman kedaluwarsa.

“Rata-rata minuman dingin. Kita sudah koordinasikan dengan pihak BPOM untuk ditindaklanjuti. Dan barang-barangnya sudah diamankan,” ungkap Wahyuni kepada sejumlah jurnalis, di Pelabuhan Nusantara Kendari, Sabtu, 9 Juni 2018.

Wahyuni tidak mengetahui dari mana saja makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan tubuh tersebut dipasok.

Hanya saja, ibu berhijab ini mengimbau kepada calon penumpang yang berbelanja di kawasan pelabuhan Nusantara Kendari untuk memperhatikan kemasan dan ekspayer date dari makanan atau minuman yang dibeli.

Sementara itu, para pedagang mengaku tidak menyadari bila beberapa jenis makanan dan minuman yang mereka jajakan sudah kedaluwarsa.

Salah seorang pedagang yang ditemui panjikendari.com, Wa Sabati, mengaku, nanti setelah ada petugas yang datang melakukan penyitaan, baru dirinya mengetahui jika jualannya sudah kedaluwarsa.

“Ada yang diambil kemarin. Kayanya sudah kadaluarsa (baca: kedaluwarsa). Kalau saya tidak banyak. Hanya kan bukan saja saya, termasuk pedagang yang lain jual juga,” ungkap Wa Sabati.

Wa Sabati menyebut nama sebuah perusahaan distributor makanan dan minuman di Kota Kendari yang menyuplai barang kepada pedagang di Pelabuhan Nusantara Kendari.

Ibu paruh baya itu mengaku kecolongan dengan adanya barang-barang kedaluwarsa tersebut.

Pasalnya, pihak distributor menyuplai barang dengan menyatukan atau mencampur antara barang yang sudah kedaluwarsa dan yang belum kedaluwarsa.

“Jadi kita tidak tau. Dorang (mereka/pemasok) tunjukkan juga sama kita, kalau barangnya masih bagus. Tapi ternyata baku campur,” polos Wa Sabati.

Atas kejadian itu, Wa Sabati bersama pedagang lainnya di sana mulai teliti dalam membeli makanan atau minuman untuk dijual kembali.

Meskipun sejak kasus itu terungkap dipastikan sudah tidak ada lagi makanan dan minuman beredar di Pelabuhan Nusantara Kendari, namun calon penumpang tetap saja was-was.

“Kita sudah tau informasinya (ada temuan barang ekspayer) tapi tetap hati-hati. Kita periksa tanggal kadaluarsanya,” ujar salah seorang penumpang yang mengaku bernama Arman.

Mengenai temuan ini, Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra, Mastri Susilo, menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Disperindag Kota Kendari dan Balai POM supaya tidak ada lagi makanan dan minuman yang beredar di tengah masyarakat jelang lebaran ini.

“Kita sudah tanya juga tadi para pedagang. Memang ada beberapa jenis minuman kedaluwarsa yang didrop oleh perusahaan tertentu. Tidak usah saya sebutkan nama perusahaan distributornya.”

“Yang pasti kita sudah kantongi nama distributornya, nanti kita teruskan ke Disperindagkop untuk diambil tindakan lebih lanjut,” tegas Mastri kepada sejumlah jurnalis usai melakukan sidak di Pelabuhan Nusantara Kendari. (jie)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital
Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional
Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
Elnusa Petrofin Perkuat Program Hutan Petrofin, Dukung Target Net Zero Emission 2060
Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026
Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy
Tiran Nusantara Group Gandeng UHO, Siapkan Program Magang dan Rekrutmen SDM Lokal
Bupati Buton Utara Perpanjang Kerja Sama Jamsostek, 8.000 Pekerja Rentan Dijamin Tahun 2026

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WITA

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Layanan Mobilitas Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Elnusa Petrofin Dukung Standarisasi Armada Pertamina untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:02 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Elnusa Petrofin Gandeng Insan Pers Bali Perkuat Narasi Energi Nasional Lewat Pena Petrofin Awards 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 16:37 WITA

Elnusa Petrofin Bekali Pelajar Bali Literasi Digital dan Pemanfaatan AI melalui Petrofin Journalist Academy

Berita Terbaru