Regulasi Belum Jelas, SEC Menunda ETF Kripto Lagi: Apakah Ini Sinyal Bearish?

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 11:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar kripto kembali mengalami gejolak setelah Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menunda keputusan terkait ETF kripto untuk XRP, Solana (SOL), Litecoin (LTC), Cardano (ADA) dan Dogecoin (DOGE). Keputusan ini memperpanjang ketidakjelasan regulasi yang berdampak langsung pada sentimen pasar serta pergerakan harga aset digital.

Keputusan SEC: ETF Spot Kripto Kembali Ditunda

Pada 11 Maret 2025, SEC merilis pengumuman perpanjangan waktu peninjauan untuk beberapa ETF kripto yang diajukan oleh Grayscale, VanEck, Canary, dan 21Shares. Dengan penundaan ini, tenggat waktu baru untuk keputusan persetujuan ETF diperpanjang hingga Mei 2025. Adapun alasan di balik perpanjangan ini adalah untuk memberikan waktu lebih lama bagi regulator dalam menilai dampak ETF terhadap pasar keuangan. 

Beberapa ETF yang terkena dampak langsung adalah:

ETF XRP dari Grayscale, Bitwise, Canary Capital, 21Shares. 

ETF Solana (SOL) dari VanEck, Canary Capital, 21Shares.

ETF Litecoin (LTC) dari Grayscale dan Canary Capital. 

ETF Cardano (ADA) dari Grayscale.

ETF Dogecoin (DOGE) dari Grayscale.

Analis Bloomberg, James Seyffart, menyatakan bahwa penundaan ini adalah prosedur standar SEC, bukan berarti pengajuan ETF ini akan ditolak. Ia memperkirakan kemungkinan persetujuan ETF tetap tinggi, sekitar 65% atau lebih sebelum akhir 2025.

SEC dikenal memiliki riwayat sering menunda keputusan terkait ETF. Sebagai contoh, pada 28 Februari 2025, mereka kembali memperpanjang batas waktu dalam meninjau permohonan dari Cboe Exchange yang berencana mencantumkan ETF Ether opsi

Dampak Penundaan ETF Kripto terhadap Pasar

1. Ketidakpastian Regulasi yang Berlanjut

Keputusan SEC memperpanjang spekulasi mengenai sikap regulator terhadap produk investasi berbasis kripto. Investor yang mengharapkan kejelasan regulasi harus menunggu lebih lama sebelum ada keputusan final.

2. Dampak Langsung pada Harga XRP, LTC, dan DOGE

Setelah pengumuman penundaan ETF, beberapa aset kripto mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan:

XRP sempat turun sekitar 3,5%, diperdagangkan di kisaran $0,64 sebelum pulih sedikit.

Baca Juga  Holding Perkebunan Nusantara Perkuat SDM Jabar, PTPN I dan Pemprov Jabar Bangun Fasilitas Pendidikan Unggul di Rancabali

Litecoin (LTC) mengalami koreksi 2,8%, turun dari $93,50 ke $91,00.

Dogecoin (DOGE) juga mengalami pelemahan 4,2%, dengan harga saat ini berada di $0,152.

Meskipun ada penurunan, volume perdagangan pada aset-aset ini meningkat, menandakan bahwa investor masih aktif dalam pasar meskipun sentimen cenderung lebih berhati-hati.

3. Sentimen Investor yang Beragam

Meskipun penundaan ETF ini bisa menekan harga dalam jangka pendek, beberapa analis percaya bahwa masih ada peluang besar untuk persetujuan pada paruh kedua tahun 2025. Faktor yang dapat memengaruhi keputusan ini termasuk perkembangan regulasi, kebijakan pemerintah, dan perubahan kepemimpinan di SEC.

4. Minat Institusional yang Tetap Kuat

Meskipun terjadi penundaan, minat investor institusional terhadap ETF kripto tetap tinggi. Perusahaan seperti Grayscale dan Canary terus mendorong persetujuan ETF berbasis kripto. Mereka bahkan mulai mengembangkan inovasi baru seperti ETF dengan fitur staking, yang memungkinkan pemegang aset mendapatkan imbal hasil tambahan.

Implikasi Lebih Luas dari Keputusan SEC

SEC tampaknya masih berhati-hati dalam menyetujui produk keuangan berbasis kripto, dengan fokus utama pada risiko manipulasi pasar dan volatilitas harga. 

Pendekatan ini mungkin mengecewakan bagi investor yang menginginkan regulasi lebih cepat, tetapi di sisi lain, SEC ingin memastikan bahwa ETF kripto dapat beroperasi dalam lingkungan yang stabil dan terukur.

Kesimpulan

Penundaan keputusan SEC terhadap ETF kripto memang menciptakan ketidakpastian dalam jangka pendek, tetapi ini tidak berarti persetujuan tidak akan terjadi di masa depan. Investor perlu tetap mengikuti perkembangan regulasi dan menyesuaikan strategi investasi mereka sesuai dengan dinamika pasar.

Bagi mereka yang ingin tetap mendapatkan peluang terbaik dalam trading kripto, Bittime hadir sebagai platform terpercaya yang menyediakan analisis pasar terkini dan berbagai aset digital unggulan.

Tetap pantau pergerakan harga di market Bittime dan jangan lewatkan peluang terbaik untuk trading! Daftar Bittime sekarang dan mulai investasi dengan lebih percaya diri!

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra
Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen
KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang
Dari Karya ke Aksi Nyata: Caleb, Siswa BINUS SCHOOL Simprug Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan dan Satwa Langka Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WITA

Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:57 WITA

VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:15 WITA

Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra

Berita Terbaru