Kementerian PU Berhasil Pulihkan Fungsi Sejumlah Jalan Nasional Terdampak Bencana di Aceh

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 13:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil memulihkan fungsi sejumlah ruas jalan nasional yang sempat terputus akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh. Kementerian PU memastikan, sejumlah ruas jalan nasional yang sempat terputus kini telah pulih dan dapat dilalui kendaraan, sehingga konektivitas antarwilayah kembali tersambung.

Berdasarkan data pemantauan hingga Minggu (21/12/2025) pukul 10.00 WIB, kondisi lintas timur dan lintas barat Aceh pada prinsipnya telah fungsional. Saat ini, pekerjaan pemulihan terus berlanjut, antara lain berupa upaya pembersihan material sisa banjir dan longsor.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa dalam upaya pemulihan itu, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memprioritaskan pembukaan akses jalan nasional. Upaya ini penting untuk mempertahankan fungsi utama jalan nasional sebagai jalur mobilitas warga, jalur distribusi bantuan dan logistik, dan pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana.

“Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Menteri Dody Hanggodo.

Sejumlah ruas jalan nasional yang telah fungsional kembali itu antara lain berada di lintas timur dan lintas barat Aceh. Adapun di lintas tengah, penanganan masih difokuskan pada pemasangan Jembatan Bailey dan pemulihan badan jalan yang tergerus aliran air sungai.

Di Lintas Timur Aceh, konektivitas dari Kota Banda Aceh hingga perbatasan Provinsi Sumatera Utara telah sepenuhnya terhubung. Ruas Banda Aceh–Meureudu saat ini telah terhubung kembali. Kondisi serupa juga terlihat pada ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen yang telah fungsional sejak 12 Desember 2025 pascapenimbunan oprit jembatan yang sempat runtuh.

Selanjutnya, ruas jalan antara Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara juga telah dapat dilalui. Kendaraan dapat melintas melalui jalur alternatif menggunakan Jembatan Bailey di Awe Geutah yang dibuka secara terbatas sejak 19 Desember 2025.

Kementerian PU juga memastikan bahwa ruas jalan Kota Lhokseumawe hingga Kota Langsa telah dapat dilalui setelah pembersihan sedimen rampung pada 10 Desember 2025. Hal ini disusul oleh pulihnya ruas Kota Langsa–Kuala Simpang setelah penanganan sedimen selesai pada 19 Desember 2025.

Adapun untuk ruas Kuala Simpang–Batas Provinsi Sumatera Utara, saat ini sudah dapat dilalui oleh seluruh jenis kendaraan, meskipun petugas di lapangan masih terus melakukan pembersihan material lumpur dan kayu.

Baca Juga  Liburan Belum Usai, Tiket KA ke Tujuan Favorit dari Semarang dan Tegal Masih Ada

Penanganan Lintas Tengah dan Barat

Sementara itu, penanganan di lintas tengah Aceh masih difokuskan pada pemulihan badan jalan yang tergerus sungai serta pemasangan Jembatan Bailey guna menyambungkan konektivitas jalan secara bertahap.

Beberapa ruas di wilayah tengah dan barat yang telah kembali terhubung antara lain ruas Kota Bireuen–Batas Bireuen/Bener Meriah. Ruas ini telah fungsional sejak 18 Desember 2025 setelah pemasangan Jembatan Bailey di Jembatan Teupin Mane dan penanganan longsoran sementara. Selain itu, ruas Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara juga telah terhubung kembali sejak 19 Desember 2025.

Untuk ruas Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhokseumot–Jeuram, akses kini sudah terbuka bagi kendaraan roda dua dan empat. Penanganan satu unit jembatan yang putus di ruas ini dilakukan melalui penimbunan oprit dan jembatan darurat. Pemasangan Jembatan Bailey di lokasi ini ditargetkan fungsional pada 25 Desember 2025.

Terakhir, ruas Kota Kutacane–Batas Provinsi Sumatera Utara juga telah dapat dilalui. Pada ruas Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane, Kementerian PU telah menyelesaikan penanganan di sembilan titik longsoran. Dua jembatan yang terdampak di jalur ini tetap fungsional menggunakan jalan sementara, sembari menunggu penyelesaian Jembatan Bailey yang ditargetkan rampung pada 27 Desember 2025.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus memantau dan mempercepat penanganan di seluruh titik terdampak bencana. Sinergi lintas sektoral bersama pemerintah daerah, BUMN Karya, dan TNI terus diperkuat guna memastikan akses jalan nasional di Aceh pulih sepenuhnya secara aman dan berkelanjutan.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra
Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen
KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang
Dari Karya ke Aksi Nyata: Caleb, Siswa BINUS SCHOOL Simprug Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan dan Satwa Langka Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WITA

Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:57 WITA

VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:15 WITA

Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra

Berita Terbaru