Tolak Transportasi Online, Sopir Taksi di Kendari Sandera Angkutan Grab

- Penulis

Senin, 27 November 2017 - 09:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari – Puluhan sopir taksi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 27 November 2017, melakukan aksi mogok menolak keberadaan transportasi online. Aksi tersebut terpusat di pelataran Eks MTQ Kota Kendari.

Dalam aksi tersebut, puluhan sopir taksi menyandera sebuah kendaraan roda empat jenis Honda Jazz yang diketahui merupakan salah satu transportasi yang dipesan secara online (Grab).

Bahkan, puluhan sopir taksi itu juga mengempiskan ban kendaraan yang diketahui salah satu kendaraan yang menggunakan aplikasi Grab.

“Kami sudah sampaikan bahwa kami menolak transportasi secara online yang mulai menjamur di Kota Kendari, ” kata Ketua perwakilan sopir taksi, Azis, seperti dilansir media inilahsultra.com.

Sebelumnya, sambung salah satu sopir Ade taksi ini, pihaknya telah melakukan pertemuan di salah satu rumah makan di Kota Kendari bersama pengelola Grab yang juga dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra serta Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra.

Dalam pertemuan itu, lanjutnya, transportasi secara online untuk di Kota Kendari masih dilarang untuk beroperasi. Akan tetapi, setelah dilakukan pengecekan masih juga beroperasi.

“Dalam pertemuan bersama dengan Dirlantas Polda Sultra serta Dishub Sultra, seluruh transportasi online yang sudah beroperasi untuk dihentikan. Tetapi setelah kami cek ternyata masih beroperasi, ” kesalnya.

Bagi Azis, apa yang dilakukan pihak pengelola Grab melanggar kesepakatan yang sudah dibuat bahwa transportasi online tidak boleh beroperasi di Kendari.

Olehnya itu, Azis mengancam jika masih ditemukan adanya transportasi secara online yang beroperasi, maka pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami menegaskan kepada seluruh transportasi secara online itu untuk tidak beroperasi lagi. Selain itu kami meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan kami ini,” tegasnya.

Baca Juga  PT PAMA Gandeng Port Academy Tingkatkan Kompetensi SDM Lewat Diklat Jetty Master

Hingga berita ini diturunkan, mobil Honda Jazz yang ditahan, masih terparkir di pelataran eks lokasi MTQ dengan kondisi ban kempis. (jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra
Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen
KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang
Dari Karya ke Aksi Nyata: Caleb, Siswa BINUS SCHOOL Simprug Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan dan Satwa Langka Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WITA

Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:57 WITA

VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:15 WITA

Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra

Berita Terbaru