Warning terhadap KPU terkait Rekrutmen KPPS

- Penulis

Rabu, 27 Februari 2019 - 09:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

Oleh: Misbahuddin, S.Pd.I
(Koordinator Divisi Legal KIPP Kolaka Utara)

Menjelang pesta demokrasi tanggal 17 April 2019 tahun ini, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Kolaka Utara berharap agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan penguatan kelembagaan kepada seluruh jajarannya baik di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang telah terbentuk sejak beberapa bulan yang lalu.

Hal tersebut dimaksudkan agar baik PPK maupun KPPS pada puncak pelaksanaan pesta demokrasi nantinya dapat menjadi penentu bagi terlaksananya Pemilu yang Luber dan Jurdil sebagaimana amanat Undang-Undang.

Selain itu, rencana KPU Kabupaten Kolaka Utara yang akan merekrut anggota Kolompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) secara besar-besaran yang akan bertugas di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019 juga diharapkan dalam seleksi tersebut dapat menghasilkan penyelenggara yang memiliki kompotensi dan integritas yang tinggi.

Sebab KIPP Kabupaten Kolaka Utara berpandangan bahwa KPPS pada hari pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara merupakan ujung tombak yang memiliki peran yang vital terhadap suksesnya Pemilu.

Terlebih lagi pada Pemilu kali ini memiliki format yang jauh berbeda dengan Pemilu sebelumnya, yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPD dan calon anggota legislatif baik di pusat, provinsi maupun kabupaten dilakukan secara simultan.

Tentu kondisi tersebut akan menguras perhatian dan energi penyelenggara itu sendiri karena memiliki tantangan dan bobot kerja yang berat.

Ketika pada puncak pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada 17 April 2019 mendatang terjadi kekacauan di TPS yang diakibatkan oleh kinerja penyelenggara pemilu yang tidak profesional maka akan menjadi preseden yang buruk dan sekaligus hilangnya kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu.

Baca Juga  Menanti Gebrakan Sensasional Menkes Baru

Demi hadirnya KPPS yang qualified dan berintegritas, KIPP Kabupaten Kolaka Utara juga mengharapkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan seluruh jajarannya agar hadir melakukan pengawasan yang maksimal terhadap proses seleksi calon anggota KPPS demi mencegah adanya kecurangan atau pelanggaran pada saat seleksi dilakukan.

Misalnya, terkait dengan kelengkapan administrasi calon peserta, syarat pendaftaran, calon KPPS yang tidak mengikuti seleksi tapi dinyatakan lolos seleksi, dan adanya tim dari konstestan pemilu. Peran KPPS menjadi isu yang sering diperbincangkan, mengingat anggota KPPS kerap menjadi sasaran karena tidak independen.

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Berkoar, Kepentingan Bersembunyi: Menelusuri Arah Sejati GerakanĀ 
Mengantar Generasi Qur’ani: Sebuah Kisah dari Launching AISY dan Wisuda Siswa TK Yurefi Angkatan 6
Fotuno Rete, Surga Air Jernih dari Tanah Muna
Kapal Cepat Tanpa Kelas Ekonomi: Siapa yang Peduli?
Saat Umat Kehilangan ‘Kompas’ Hidup, Tragedi Hilangnya Jiwa Merambah ke Ritual Syirik
Antara Ijazah “Asli” dan Ketidakpercayaan Publik
Duit Mengalir ke Trump, Darah Mengalir di Gaza: Ironi Dunia Arab
Wakatobi, Surga Bawah Laut yang Mulai Tercemar Dosa

Berita Terkait

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:16 WITA

Mahasiswa Berkoar, Kepentingan Bersembunyi: Menelusuri Arah Sejati GerakanĀ 

Minggu, 22 Juni 2025 - 07:07 WITA

Mengantar Generasi Qur’ani: Sebuah Kisah dari Launching AISY dan Wisuda Siswa TK Yurefi Angkatan 6

Kamis, 12 Juni 2025 - 17:16 WITA

Fotuno Rete, Surga Air Jernih dari Tanah Muna

Senin, 9 Juni 2025 - 13:34 WITA

Kapal Cepat Tanpa Kelas Ekonomi: Siapa yang Peduli?

Selasa, 3 Juni 2025 - 07:50 WITA

Saat Umat Kehilangan ‘Kompas’ Hidup, Tragedi Hilangnya Jiwa Merambah ke Ritual Syirik

Berita Terbaru