Viral, Foto Amplop Bergambar Bacabup Muna Berisi Uang Rp50 Ribu

- Penulis

Selasa, 3 Desember 2019 - 03:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto amplop bergambar bakal calon Bupati Muna berisi uang Rp50 ribu yang viral di medsos.

i

Foto amplop bergambar bakal calon Bupati Muna berisi uang Rp50 ribu yang viral di medsos.

panjikendari.com – Warga jagad maya mendadak dihebohkan dengan foto amplop berisi uang Rp50 ribu. Menariknya, pada sisi luar amplop putih tersebut tertera gambar bakal calon Bupati Muna Syarifuddin Udu (SU)

Bukan hanya gambar sosok dan nama Syarifuddin Udu yang tertulis, melainkan di bagian bawah gambar tertulis lengkap jabatannya sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI.

Di bagian bawah lagi tertulis tebal dengan ukuran besar; Bakal Calon Bupati Muna 2020-2025.

Foto tersebut viral beredar di media sosial (medsos) baik grup-grup WhatsApp maupun Facebook.

Pemilik akun Kontraktor Pembangun Kapal, Senin malam 2 Desember 2019 sekitar pukul 22.32 Wita mengunggah foto tersebut di grup Facebook Wuna Forum. Dalam unggahannya, dia menuliskan keterangan sebagai berikut:

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri lagi Bagi2 Uang untuk Tujuan Politiknya.

Sepertinya Bagus diViralkan sampe ke Kemendagri ini Foto, biar sampe ke Pa Tito Karnavian. Rusak Kemendagri kalau begini…

Jangan sampe ini Uang nya Daerah-Daerah yang dibagi-bagi Ke Muna…(sekedar bertanya) 😅😅😅😅.”

Status tersebut mengundang beragam tanggapan. Ada yang nyinyir adapula komentar yang membela Syarifuddin Udu.

Ketua tim pemenangan Syarifuddin Udu, Amin Rambega, yang dikonfirmasi melalui jaringan seluler membenarkan adanya foto tersebut.

“Itu memang benar, tetapi yang kita lakukan ini adalah sebagai pengganti uang transpor masyarakat ke tempat pertemuan.”

“Kenapa kita harus lakukan seperti itu, karena kita harus pikirkan masyarakat. Karena ketika masyarakat hadir di pertemuan, dia korbankan waktunya, dia korbankan tenaganya, dan dia tinggalkan aktivitasnya.”

“Jadi kita harus pikir masyarakat juga, jangan kita egois. Jangan seolah-olah kita mau jadi malaikat, seolah-olah bisa mau perbaiki Muna tapi pada akhirnya tidak bisa bikin apa-apa,” katanya.

Adapun mengenai tanggapan miring tentang foto tersebut, kata Amin, itu hanya sikap nyinyir orang-orang yang tidak suka dengan Syarifuddin Udu. “Buat kami tidak masalah. Masyarakat juga tidak pernah komplain,” tambahnya.

Baca Juga  DPRD Muna Belum Terima Dokumen Refocusing Anggaran Penanganan Covid-19

Sebenarnya, lanjut Amin, apa yang dilakukan hanya sebagai bentuk respons terhadap masyarakat yang hari ini sudah antipati dengan politik sebagai akibat dari rasa jenuh terhadap pemimpin-pemimpin sebelumnya.

“Karena mereka berjanji saja tidak pernah ditepati, sehingga masyarakat jenuh. Oleh karena itu, kita mencoba berbuat baik dengan melakukan sesuatu yang itu adalah sebuah pengertian kami, ya, dari pihak SU, agar mereka dipikirkan, seperti yang saya jelaskan tadi,” papar Amin Rambega.

Menurut Amin Rambega, apa yang dilakukan tersebut lebih pada mengajak kepada masyarakat untuk bersilaturahmi dan berkumpul guna mendengarkan visi misi SU tentang nasib Muna kedepan, yang nantinya akan dibandingkan dengan visi misi kandidat lain.

“Bukan berarti semua masyarakat yang hadir adalah orangnya SU, tidak juga begitu. Jadi, masyarakat silakan memilih mana yang terbaik,” ucapnya.

Sebagai ketua tim pemenangan SU, Amin tidak ragu untuk mengajak keluarga, kerabat, dan masyarakat untuk bersma-sama SU. “Karena saya tau betul SU, artinya bahwa dengan suksesnya SU di Kemendagri berarti sudah teruji, baik kecerdasannya maupun integritasnya,” paparnya.

Jabatan yang saat ini ditempati SU bukan jabatan main-main. “Bukan jabatan kaleng-kaleng. Hanya orang yang teruji betul yang bisa menduduki jabatan itu,” ujarnya.

Bagi Amin, SU adalah sosok yang pas untuk memimpin Muna. Paling tidak dapat mengantar Muna agar bisa keluar dari keterpurukan selama ini.

“Saya kira kita tidak bisa pungkiri bahwa Muna adalah salah daerah yang tertinggal diantara kabupaten yang lain, apalagi diantara kabupaten tertua,” ucapnya.

Makanya, kata Amin, SU mencoba menawarkan diri kepada masyarakat Muna agar ia dapat diterima sebagai pemimpin di Muna.

Toh, lanjut dia, SU maju di Pilkada Muna bukan kemauan sendiri. “Ada beberapa tokoh baik di Jakarta maupun di Muna yang meminta agar SU tampil di Muna. Itupun dia tidak serta-merta dia terima, tapi beliau konsultasi dulu dengan keluarganya. Lama baru mengiya,” tutupnya. (jie)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Kendari Tantang DPRD Sultra: Makan Gratis atau Masa Depan Pendidikan?
Dorong Gizi Seimbang, DPR RI Sosialisasikan Program Makanan Bergizi Gratis di Kolaka Timur
Wakil Bupati Buton Audiensi dengan DPR RI: Bahas Potensi Alam dan Akses Internet di Buton
Mastri Susilo Terpilih Aklamasi Pimpin PATRI Sultra
Alvin-Syarif Lakukan Registrasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri
Bupati dan Wabup Koltim Siap Dilantik, Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri
Festival Palembang Maju: Yudha-Bahar Hadirkan Kemeriahan Seni Budaya dan UMKM Lokal di Benteng Kuto Besak
Pendapat Pengamat Politik UHO soal Pilkada Mubar dan Wacana Kotak Kosong

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:20 WITA

GMNI Kendari Tantang DPRD Sultra: Makan Gratis atau Masa Depan Pendidikan?

Rabu, 26 Februari 2025 - 09:15 WITA

Dorong Gizi Seimbang, DPR RI Sosialisasikan Program Makanan Bergizi Gratis di Kolaka Timur

Selasa, 25 Februari 2025 - 22:55 WITA

Wakil Bupati Buton Audiensi dengan DPR RI: Bahas Potensi Alam dan Akses Internet di Buton

Minggu, 23 Februari 2025 - 16:23 WITA

Mastri Susilo Terpilih Aklamasi Pimpin PATRI Sultra

Senin, 17 Februari 2025 - 21:00 WITA

Alvin-Syarif Lakukan Registrasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri

Berita Terbaru