kaper ori sultra dilantik
Suasana pelantikan Kepala Perwakilan ORI Sultra, Mastri Susilo, di Hotel Amaroosa Royal, Bogor, Selasa malam, 5 Juni 2018.

panjikendari.com – Jabatan Kepala Perwakilan (Kaper) Ombudsman RI Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sempat kosong beberapa bulan, kini terisi kembali.

Mastri Susilo yang terpilih mengisi kursi Kaper ORI Sultra, resmi dilantik Selasa malam tadi, 5 Juni 2018, di Hotel Amaroosa Royal, Bogor.

Mantan Ketua HMI Cabang Kendari itu dilantik bersama lima Kaper ORI lainnya, masing-masing, Lagat Parroha Patar Siadari Kaper ORI Kepulauan Riau, M Adrian Agustiansyah ORI Sumatera Selatan, Teguh P Nugroho ORI Jakarta Raya, Acim Dartasim ORI Jawa Tengah, dan Kusharyanto sebagai Kaper ORI Kalimantan Timur.

Bagi Mastri, jabatan yang baru diembannya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Alhamdullilah diberikan amanah sebagai Kaper Ombudsman Sultra. Saya berharap bisa membangun marwah ombudsman sebagai lembaga yangg bertugas mengawasi pelayanan publik di Sultra,” kata Mastri.

Langkah awal yang akan dilakukan alumni Universitas Haluoleo Kendari ini adalah akan membangun soliditas insan Ombudsman Sultra.

“Kemudian dilanjutkan dengan menyusun Renstra 5 tahun Ombudsman Sultra sebagai penjabaran visi misi ORI,” jelas pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, 45 tahun silam ini.

Mastri menyampaikan, dalam menjalankan tugas sebagai Kaper Ombudsman Sultra, dirinya sangat membutuhkan dukungan publik, mulai dari pers, NGO, ormas, OKP, dan semua organisasi masyarakat sipil.

Dukungan dari pihak-pihak tersebut, kata dia, sangat dibutuhkan untuk membantu ombudsman yang sulit menjangkau seluruh wilayah Sultra dalam mendorong penyelenggaraan pelayanan publik yang prima.

“Selain itu komitmen dari penyelenggara pemerintahan, baik di provinsi maupun kabupaten/kota serta pihak-pihak yang bertugas memberikan pelayanan publik, juga sangat diperlukan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Mastri sebelumnya menjadi Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (PSD) Kabupaten Konawe Utara (Konut) pada Program Pemberdyaan dan Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD).

Namun karena ada tugas baru yang diamankan kepadanya maka Mastri Susilo memutuskan mundur sebagai tenaga ahli PSD P3MD Kabupaten Konawe Utara. (jie)

Beri Komentar