Pemkot Serahkan KUA-PPAS ke DPRD Kendari

- Penulis

Rabu, 2 Oktober 2019 - 01:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyerahkan dokumen KUPA-PPAS APBD 2020 kepada Ketua DPRD Kota Kendari Subhan, Selasa 1 Oktober 2019.

i

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyerahkan dokumen KUPA-PPAS APBD 2020 kepada Ketua DPRD Kota Kendari Subhan, Selasa 1 Oktober 2019.

panjikendari.com – Pemerintah kota Kendari provinsi Sulawesi Tenggara menyerahkan dokumen kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Kendari tahun anggaran 2020 kepada DPRD Kota Kendari.

Penyerahan KUPA-PPAS tersebut dilakukan oleh Wali Kota Kendari, H Sulkarnain, kepada Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan, pada acara sidang paripurna DPRD Kota Kendari, Selasa 1 Oktober 2019.

Wali kKota Kendari, Sulkarnain K, saat  memberikan pidato penjelasan pada rapat paripurna DPRD Kota Kendari,  menyampaikan tema pembangunan Kota Kendari pada tahun 2020 mendatang adalah “Peningkatan SDM & Pembangunan Infrastruktur Mendorong Pelayanan Berbasis Informasi dan Teknologi”.

“Sejalan dengan tema tersebut, maka arah pembangunan Kota Kendari di tahun depan difokuskan untuk mengatasi masalah-masalah mendasar yaitu, peningkatan pelayanan berbasis informasi teknologi, pembangunan SDM, peningkatan dan pembangunan infrastruktur, peningkatan nilai tambah, penanggulangan banjir, serta penataan lingkungan perumahan dan kawasan pemukiman,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk mewujudkan dan merealisasikannya, Pemerintah Kota akan menempuh 3 kebijakan umum APBD, pertama, kebijakan pendapatan daerah yaitu dengan mengoptimalkan pemasangan alat perekam transaksi (tapping box) pada seluruh objek pajak dan retribusi.

“Obyek pajak dan retribusi yang dimaksud seperti hotel, restoran, hiburan dan senahainya, serta penerapan pemberitahuan tagihan pajak online,” katanya.

Kedua, katanya, belanja daerah diarahkan untuk dapat memberikan efek yang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dan kebijakan ketiga, pembiayaan daerah diarahkan untuk menjaga stabilitas fiskal daerah sehingga pembangunan dapat berjalan berkesinambungan,” paparnya. (man/jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Poros Teomokole-Rahadopi Rusak Parah, Camat Kabaena Turun Tangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru