Pemkot Kendari Diharap Tuntaskan Program Tanpa Defisit dan Utang

- Penulis

Minggu, 7 April 2019 - 23:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

				Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim (kanan).

i

Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim (kanan).

panjikendari.com – Program pembangunan Kota Kendari tahun anggaran 2019 sudah berjalan. DPRD berharap Pemkot dapat menuntaskan program pembangunan tanpa defisit dan utang.

Harapan itu disampaikan Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim. Politikus PAN ini mengatakan, berkaca dari realisasi APBD 2018, Kota Kendari mengalami defisit sekitar Rp 70 miliar.

“APBD kita kemarin (2018) mengalami defisit sekitar Rp 70 miliar, dan ada beberapa pekerjaan sudah dikerjakan oleh pihak ketiga namun sampai saat ini belum dibayarkan,” kata Samsuddin Rahim.

Menurutnya, kondisi anggaran yang defisit, baru terjadi sejak selama dua periode dirinya duduk menjadi anggota DPRD Kota Kendari. Hal ini terjadi akibat tidak tercapainya pendapatan, baik dari pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), maupum bagi hasil dari sumber-sumber lain yang sah.

Olehnya itu, kata dia, dewan akan mendorong Pemkot Kendari agar pada tahun 2019 dapat menyelesaikan program tanpa defisit dan tanpa utang. Jika setiap tahun mengalami defisit maka utang kepada pihak  ketiga akan semakin menumpuk dan secara otomatis akan berdampak pada pelaksanaan pembangunan selanjutnya.

“Masalah defisit ini kita akan rekomendasikan melalui rapat paripurna laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Kendari Tahun 2018. Insya Allah akan dilaksanakan pada hari Senin (tanggal 8 April 2019),” sebut Samsuddin Rahim.

Bukan hanya itu, melalui LKPJ, DPRD juga akan memberikan rekomendasi tentang capaian-capaian pembangunan selama tahun 2018 dan apa yang belum dicapai untuk dilaksanakan pada tahun 2019.

Pada pokoknya, kata Samsuddin Rahim, ada beberapa yang dititikberatkan sebagai rekomendasi LKPJ nanti, yakni, persoalan banjir, kemacetan, dan masalah persampahan.

“DPRD akan fokus pada tiga masalah itu sebagai masalah umum di perkotaan dan juga tidak melupakan persoalan-persoalan lain seperti masalah pendidikan, kesehatan, dan pendapatan per kapita masyarakat Kota Kendari yang kita harapkan tahun 2019 ini bisa dinaikkan sehingga bisa mencapai rata-rata pendapatan per kapita nasional,” katanya. (yat)

Facebook Comments
Baca Juga  Pemkot Kendari Gagas Pembayaran Pajak secara Online

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA