Ini Klarifikasi Adik Perusak Pos Jaga Rumah Bupati Muna

- Penulis

Rabu, 13 Februari 2019 - 00:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

panjikendari.com – Adik perempuan dari pelaku pengrusakan pos jaga rumah pribadi Bupati Muna (sebut saja Mawar) membantah tudingan kakaknya atas nama Langkolo yang menyatakan dirinya bersama AR kepergok dalam kamar. Katanya, tuduhan itu tidak benar.

Menurut Mawar, antara dirinya dan AR tidak ada hubungan apapun. Hanya saja, AR bersama anggota Sat Pol PP yang piket di rumah bupati kerap datang kerumahnya untuk membeli pulsa.

Mawar mengakui, AR kala itu datang sendirian di rumahnya untuk membeli pulsa. Saat itu, Mawar sementara mandi dalam keadaan pintu terkunci. AR memberi salam. Mendengar salam AR, Mawar menyahut dari dalam kamar mandi dan meminta untuk tidak membuka pintu, karena sedang mandi. AR lalu menunggu di luar.

Setelah mandi, Mawar kemudian membuka pintu. Saat itulah AR masuk dalam rumah dan menyampaikan niatnya ingin membeli pulsa. Di dalam rumah, AR sempat menanyakan laptop yang tersimpan dilantai. Mawar menjawab, laptop itu eror. Mawar pun langsung mengisikan pulsa AR. Setelah itu, AR balik ke rumah bupati.

Selang beberapa menit kemudian, Mawar mendengar keributan di rumah bupati. Ia pun keluar dan melihat kakaknya habis memecahkan kaca jendela pos penjagaan menggunakan besi dan kembali pulang ke rumahnya mengambil kampak.

“Saat dia (pelaku) datang kedua kalinya di rumah pak bupati, saya sempat sampaikan, kenapa ko kasih rusak rumahnya orang, dia (pelaku) malah balik ancam akan mengampak saya,” katanya.

Mawar mengaku, kakaknya mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan dia mengaku kerap dipukul karena selalu membela ibunya. Jadi tuduhan kakaknya, menurut Mawar, sama sekali tidak benar.

“Tuduhan itu tidak benar. Saya sama sekali tidak kepergok sekamar dengan AR. Kakaku itu berbohong,” bantahnya.

Baca Juga  Rumah Juang Aspirasi Sultra Gelar Aksi di Kejati, Desak Pemeriksaan Kadis Sosial Mubar

Ia juga mengaku sudah memberikan keterangan di Polres Muna. Bahkan, saat bertemu kakaknya di Polres, Mawar kembali diancam. “Saya sudah takut, jangan sampai dia (pelaku) keluar dari kantor Polisi langsung berbuat yang aneh-aneh lagi,” katanya dengan raut wajah ketakutan.

Pelaku sendiri saat ini sudah diamankan diruang sel Polres Muna dengan tuduhan pengrusakan rumah bupati. (brj/jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Ditemukan Selamat
Pencarian Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Memasuki Hari Kedua, Tim SAR Perluas Area Sisir
Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba, Basarnas Kerahkan Tim SAR Baubau
Longboat Patah Baling-Baling di Perairan Muna, Basarnas Evakuasi 8 Penumpang Selamat
Mabes Polri Diminta Copot Kapolres Konawe Utara Imbas Maraknya Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:33 WITA

Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Ditemukan Selamat

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:52 WITA

Pencarian Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Memasuki Hari Kedua, Tim SAR Perluas Area Sisir

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:28 WITA

Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba, Basarnas Kerahkan Tim SAR Baubau

Berita Terbaru