Dosen UHO Melatih Kelompok Wanita Tani Membuat Pupuk Biokom Plus Siap Pakai

- Penulis

Kamis, 21 November 2019 - 13:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nini Mila Rahni (berkaca mata) berposes bersama ibu-ibu kelompok wanita tani kacang tanah.

i

Nini Mila Rahni (berkaca mata) berposes bersama ibu-ibu kelompok wanita tani kacang tanah.

panjikendari.com– Produksi kacang tanah di Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna masih sangat rendah. Padahal kondisi tanah yang kering di wilayah itu cukup potensial untuk budidaya tanaman kacang tanah. Teknik budidaya yang tidak memadai menjadi salah satu penyebabnya. Hal itulah yang memotivasi empat dosen Universitas Halu Oleo memilih lokasi itu untuk melaksanakan program kemitraan masyarakat (PKM).

Program itu dilakukan dengan memanfaatkan teknologi inovatif hasil penelitian dari perguruan tinggi, berupa bioteknologi pemupukan yang memanfaatkan sumber daya lokal.

Tim pelaksana PKM yang terdiri dari Dr. Nini Mila Rahni sebagai ketua, Zulfikar S.P., M.P., Asniah S.P., M.Si., Munirwan Zani S.P., M.Si., masing-masing sebagai anggota melibatkan dua kelompok wanita tani dalam program itu. Mulai dari sosialisasi, bimbingan teknis, demonstrasi, hingga pembuatan demplot budidaya kacang tanah.

“Ada beberapa permasalahan yang kami temukan di wilayah itu yakni kesuburan lahan akibat degradasi, penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, pengetahuan petani yang terbatas serta budidaya yang masih konvensional. Hal itu menjadi penyebab rendahnya produktivitas tanaman kacang tanah sehingga juga berpengaruh pada kesejahteraan para petani. Makanya kami memberikan solusi melalui pemanfaatan inovasi teknologi sederhana berupa pupuk berbasis vegetasi sekunder Biokom Plus dengan harapan dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi para petani,” ungkap Ketua PKM Dr. Nini Mila Rahni, S.P.,M.P.

Ibu-ibu kelompok wanita tani kacang tanah saat membuat pupuk biokom plus.

Pelaksanaan PKM di Kecamatan Kontunaga kata dia difokuskan pada pemberdayaan masyarakat khususnya kelompok wanita tani untuk mendesiminasikan inovasi Biokom plus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam budidaya tanaman kacang tanah.

“Biokom plus merupakan teknologi tepat guna hasil penelitian dari tim pelaksana dengan memanfaatkan sumber daya lokal vegetasi sekunder, kotoran ternak dan organisme indigenous yang banyak tersedia di lokasi mitra dan belum termanfaatkan secara maksimal. Aplikasi Biokom plus dapat menjadi upaya kongkrit untuk memperbaik sifat fisik kimia dan biologi tanah dan meningkatkan hasil tanaman kacang tanah dengan tetap memperhatikan konsep pertanian berkelanjutan,” tambah Nini Mila Rahni.

Baca Juga  Iskandar Zulqarnain Wakili Sultra di Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional

PKM ini lanjut dosen Fakultas Pertanian UHO Kendari itu dilaksanakan selama enam bulan dalam dua tahap kegiatan. Pada tahap pertama dilakukan sosialisasi dan penyuluhan, demonstrasi dan bimbingan teknis serta pembuatan biokom siap pakai. Pada tahap kedua akan dibuat demplot aplikasi biokom plus, bimbingan intensif, monitoring, evaluasi dan pelaporan.

Melalui PKM diharapkan memberi pengetahuan masyarakat tentang faktor penyebab terjadinya degradasi, meningkatkan pengetahuan tentang sistem pertanian berwawasan lingkungan, menghasilkan biokom siap pakai, meningkatkan produksi kacang tanah dan meningkatkan pendapatan petani. (fya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi
Kepala BB Sultra Sapa Siswa SMAN 2 Kendari Bawa Pesan Mendikdasmen
MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Dari Agrowisata California, Masjid Pondok Pesantren Alam Nurul ‘Ilmi Mulai Dibangun
Guru PPPK Napabalano–Towea Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
Fakultas Pertanian Gelar Bimtek Pupuk Organik Diperkaya Agens Hayati Indigenos di Desa Lasalepa
Milad IGRA ke-23 di Baubau Berjalan Sukses, IGRA Kendari Boyong Dua Medali Emas

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 20:50 WITA

Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:34 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:28 WITA

Dari Agrowisata California, Masjid Pondok Pesantren Alam Nurul ‘Ilmi Mulai Dibangun

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:24 WITA

Guru PPPK Napabalano–Towea Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Berita Terbaru