Akui PDAM Kendari Lagi Sakit, Sulkarnain Janji Akan Mulai Benahi di 2020

- Penulis

Rabu, 1 Januari 2020 - 00:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan, Selasa, 31 Desember 2019. (Foto: Jumaddin/panjikendari.com)

i

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan, Selasa, 31 Desember 2019. (Foto: Jumaddin/panjikendari.com)

panjikendari.com – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengakui jika kondisi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari saat ini dalam kondisi ‘sakit’ parah.

“Kami tahu betul pelayanan air bersih di Kota Kendari masih sangat jauh dari yang diharapkan. Bahkan mungkin bisa dikatakan buruk. Saya jujur mengatakan bahwa PDAM kita saat ini sedang ‘sakit’, tidak hanya ‘sakit’, kalau ‘sakit’ bisa opname, tapi ini ICU,” kata Sulkarnain mengibaratkan kondisi PDAM Kota Kendari yang sedang tidak maksimal dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Menurut Sulkarnain, masalah pelik PDAM dapat dilihat dari hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara, dibuktikan dengan data layanan PDAM Kota Kendari yang hanya melayani di bawah 20 ribu satuan layanan.

Padahal sebelumnya, lanjut dia, PDAM Kota Kendari pernah melayani sampai angka 40 ribu unit satuan layanan. “Turun jauh sekali kapasitasnya. Itu seiring dengan terjadinya kebocoran yang luar biasa. Kebocoran yang dialami oleh PDAM Kota Kendari ini sudah diangka 52 persen. Artinya, total air yang diproduksi itu tidak sampai 52 persen ke masyarakat,” sebut Sulkarnain, kepada sejumlah wartawan, Selasa, 31 Desember 2019.

Imbas dari persoalan tersebut, kata Sulkarnain, masyarakat Kota Kendari sangat merasakan dampaknya. Masyarakat kadang-kadang mengeluh karena airnya mengalir seminggu sekali, bahkan dua minggu sekali, kalaupun mengalir yang muncul bukan air bersih melainkan air keruh.

“Dan itu saya alami, di Rujab saya alami. Jadi tanpa disampaikan pun saya mengetahui, dan saya merasakan seperti apa perihnya perasaan masyarakat ketika menghadapi itu. Walaupun kadang-kadang dengan terpaksa mencari solusi masing-masing, dan saya mohon maaf untuk itu. Tapi saya akan berusaha, bekerja keras dengan seluruh jajaran pemerintah Kota Kendari untuk mengatasi itu,” katanya.

Baca Juga  Pemkot Kendari Ikuti Peringatan Haornas, Dibuka Presiden Joko Widodo

Kata Sulkarnain, pemerintah Kota Kendari tidak tinggal diam ketika ada persoalan yang dihadapi masyarakat. Pada tahun 2019, pihaknya sudah merumuskan masalahnya dan telah menemukan solusinya.

“Mohon doa seluruh masyarakat Kota Kendari, Insya Allah tahun 2020 kita akan mulai action membenahi PDAM kita, kita sudah berdiskusi dan membentuk tim penanganan PDAM ini. Mudah-mudahan saja di pertengahan tahun 2020 kita akan ground breaking pemindahan intake PDAM dari Pohara ke Tabanggele, kapasitasnya mencapai kurang lebih 900 liter per detik,” janjinya.

Dengan kapasitas produksi tersebut, jelas Sulkarnain, maka bisa melayani 80 persen warga Kota Kendari atau dapat melayani sekitar 70 sampai 75 ribu satuan sambungan.

Politikus PKS ini menyampaikan bahwa pemerintah Kota Kendari akan berupaya menyehatkan PDAM sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan perbaikan bagi masyarakat.

“Tahun 2020 ini kita mulai jalan. Insya Allah nanti benar-benar dinikmati oleh masyarakat pada tahun 2021. Memang butuh kesabaran. Jadi sekali lagi saya mohon doanya mudah-mudahan bisa teratasi, dan kita serius untuk itu,” ucapnya. (jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru